MALUKUnews, Ambon: Hari Sabtu, tanggal 18 April 2015, emndatang menjadi moment penting bagi Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) karena akan melaksanakan Rapat Kerja Nasional yang dirangkaikan dengan diskusi Publik bertemakan "Membangun perikanan Pasca UU.23/2014" yang akan dilaksanakan di BallRoom Hotel Sultan Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Amrullah Usemahu, S.Pi Anggota Bidang Pengkajian dan Advokasi DPP ISPIKANI, melalui rilisnya kepada Malukunews.co, (16/04) di Ambon.

Rapat kerja nasional adalah hajatan rutin empat tahunan kepengurusan ISPIKANI dalam menyusun program kerjanya untuk dilaksanakan pada periode kepengurusan 2014-2018 ini. “ Kiranya Rakernas dapat menghasilkan program-program yang berkualitas dalam mendukung pembangunan perikanan, yang kini dinamikanya cukup kompleks,” ujar Usemahu

ISPIKANI sebagai organisasi profesi harus hadir sebagai solusi dalam masyarakat perikanan. Dan sebagai mitra kerja KKP kiranya ISPIKANI bisa menjadi patner kerja yang baik, dapat memberikan sumbangsih pemikiran. “Saran maupun pendapat yang konstruktif terkait pengelolaan Perikanan Indonesia yang berkelanjutan serta memperhatikan kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan,” katanya.

Selain Rakernas, sekaligus dirangkai dengan diskusi publik yang menghadirkan Menko Kemaritiman sebagai keynote speaker. Sedangkan narasumber terdiri dari Komisi IV DPR RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian dalam Negeri, Pelaku Usaha dan akademisi dan lainnya.

“ Diskusi tersebut dianggap sangat penting terkait pembagunan perikanan pasca UU.23/2014 yang dimana ada kewenangan pengelolaan laut daerah kabupaten/kota yang dibatasi dan diserahkan ke pemerintah provinsi serta implementasi UU tersebut di sektor perikanan lainnya,” cetus Usemahu yang juga adalah Mantan Korwil VII Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Maluku, Malut, Papua). (Qin)