MALUKUnews, Langgur: Plt. Direktur RSUD Karel Sadsuitubun Langgur dr. Ketty Notanubun melaporkan bahwa saat ini ada 14 pasien terkonfirmasi positif virus Corona yang sementara dirawat di ruang isolasi.

Dari ke-14 pasien tersebut, dua pasien menunjukkan gejala berat. “Sesak (napas). Gejalanya berat. Tapi sudah tertangani,” ungkap dr. Ketty kepada Komisi II DPRD Malra saat dikunjungi di ruang kerjanya, Selasa (17/12).

Menanggapi lonjakan kasus Covid-19, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Yohanis Bosko Rahawarin meminta Bupati mengeluarkan surat edaran atau peraturan bupati terkait larangan mengumpulkan banyak orang.

Dengan begitu, diharapkan dapat menekan penyebaran virus corona di Bumi Larvul Ngabal.

“Saya minta saudara Bupati untuk segera mengeluarkan edaran atau peraturan bupati untuk memperkuat protokol kesehatan ini, sehingga ada disiplin. Jangan lagi ada pesta, kegiatan yang kumpul-kumpul,” kata Bosko

Politisi Partai PAN ini menegaskan pemerintah daerah harus terus bekerja. Masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan. “Kembali ke kesadaran kita masyarakat. Pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah Kabupaten Maluku Tenggara sudah maksimal sebenarnya,” ujar Bosko. (Nona)