MALUKUnews, Jakarta: Bandung sebagai ibukota Jawa Barat (Jabar) menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat mengunjungi kawasan ini dan sekitarnya, seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) dan pendidikan, juga menawarkan beragam objek wisata popular, antara lain keindahan alam, didukung iklim sejuk dan topografi daerahnya berlatar pegunungan, wisata sejarah, kuliner, petualangan, seni dan budaya.

Berada di Sumatera Selatan (Sumsel) yang beribukota Palembang, pernah tenar sebagai tuan rumah perhelatan olahraga Asian Games 2018. Beragam objek menarik tersedia, pebisnis dan wisatawan (travelers) akan menjumpai deretan rumah berarsitektur kuno di Kampung Almunawar. Objek ini menjadi destinasi religi di Bumi Wong Kito Galo.

Ke Palembang tidak lengkap tanpa kuliner. Kampung Pempek salah satu tempat favorit bagi pelancong untuk mencicipi dan membeli oleh-oleh khas. Lebih mudah menemukan jenis pempek kulit, pempek lenjer hingga kapal selam. Ada juga Café de Burry Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, tujuan andalan mencari aneka jajanan.

Berlatar keragaman tersebut, Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group akan membuka rute baru yang dilayani secara langsung (non-stop) dan berjadwal dari Bandung ke Palembang mulai 20 Januari 2020.

Wings Air menawarkan jadwal keberangkatan terbaik, pesawat bernomor IW-1748 berangkat pukul 13.20 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dari Bandar Udara Inernasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM) pada 15.05 WIB.

Untuk layanan kembali masih di hari yang sama, Wings Air akan lepas landas dari Palembang pukul 15.30 WIB menggunakan nomor IW-1749 dan memiliki jadwal kedatangan di Bandung pada 17.15 WIB. Dengan demikian akan menempatkan Wings Air sebagai satu-satunya maskapai yang melayani langsung dari Bandung ke Palembang pergi pulang (PP).

Untuk pengalaman perjalanan semakin berkesan berdurasi lebih dari 60 menit, Wings Air mengoperasikan pesawat jenis baling-baling (propeller) ATR 72-500 atau 600, yang memiliki kapasitas 72 kursi kelas ekonomi bertata letak 2-2. Setiap tamu atau penumpang akan menikmati interior kabin yang didesain futuristik dan modern. (Red)