Oleh: Suwanto (Guru di MTsN 6 Bantul Yogyakarta)

MALUKUnews: Pendidikan menjadi salah satu sektor yang begitu terdampak oleh wabah Covid-19. Parahnya lagi, hal itu terjadi dalam tempo yang cepat dan skala yang luas.

Imbasnya banyak siswa merasa dipaksa belajar jarak jauh melalui online tanpa adanya sarana dan prasarana memadai di rumah. Kendala lain yaitu minimnya budaya belajar jarak jauh, karena selama ini sistem belajar dilaksanakan adalah melalui tatap muka. Namun, apa mau dikata keadaan menuntut demikian. Sistem pembelajaran online adalah jalan terbaik saat ini guna memutus mata rantai Covid-19.

Walau bagaimanapun, sistem pembelajaran daring di tengah pandemi Covid-19 telah membuka mata banyak orang bahwa arah pendidikan mau tidak mau dituntut ke system Edukasi 4.0 yang bisa dilakukan di rumah saja. Sistem ini merupakan model pendidikan jarak jauh berbasis online yang tidak terikat lagi tatap muka secara fisik di kelas.

Kemudian yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran online di kala wabah Covid-19 ini adalah bagaimana memvariasikan disain pembelajaran agar tidak membuat bosan. Tak sedikit juga guru yang kebingungan agar pembelajaran tetap menarik. Pasalnya, banyak siswa yang merasa jenuh selama belajar online di rumah saat pandemi Covid-19. Oleh karenanya, membutuhkan desain pembelajaran yang variatif dan tidak monoton.

Diantara bentuk upayanya yaitu materi pelajaran yang dikemas ulang dengan efek suara atau video yang menarik. Bisa juga diubah menjadi lagu gubahan atau arasemen lagu. Guru harus mampu memvariasikan dan mengemas ulang materi pelajaran online-nya. Hal ini diharapkan membuat siswa lebih antusias dalam belajar.

Disamping itu, dalam kaitannya dengan latihan soal, sekarang sudah banyak hadir aplikasi yang direkomendasikan dalam pembelajaran online. Misalnya saja, hadirnya platform edu tech yang merupakan produk dari Indonesia dan dapat dimanfaatkan anak sekolah, khususnya untuk latihan soal. Dalam aplikasi ini soal yang tersedia berbasis kulikulum 2013. Lengkap dengan segala jenjang mulai dari tingkatan SD, SMP, hingga SMA untuk semua pelajaran seperti Matematika, Fisika, Sejarah, dan lainnya.

Dalam hal ini, guru dapat memilih paket-paket soal yang tersedia dan akan di berikan kepada siswanya. Salah satu keunggulannya, proses pengerjaan latian soal dapat dilakukan dimanapun asal ada akses internet. Dan ini bisa langsung dikerjakan menggunakan gadget, tablet, atau laptop secara online. Bahkan, sesaat setelah mengerjakan secara online, hasil nilai akan langsung muncul, sehingga siswa dapat mengukur kemampuan siswa pada masing-masing pelajaran.

Sudah banyak sekolah yang menerapkan pembelajaran online memakai platform edu tech. Siswa bisa belajar dan mengerjakan tryout atau latihan soal di rumah secara online secara gratis. Meskipun begitu, guru perlu juga menerapkan latihan soal online yang variatif.

Jangan sampai terkesan monoton, sehingga membuat siswa bosan. Harapannya, dengan berbagai pembelajaran online yang variatif tersebut, siswa akan semakin semangat mengikuti pembelajaran daring di rumahnya masing-masing. Bahkan, secara tidak langsung hal ini melatih mereka dalam hal kemandirian belajarnya.

Pada akhirnya hal yang terpenting dalam pembelajaran online, setiap sistem sekolah harus moderat dengan teknologi yang memungkinkan mereka belajar lebih cepat, lebih baik, dan lebih pintar. Dan Teknologi Informasi adalah kunci untuk model sekolah masa depan yang lebih baik.

Namun upaya anak-anak bangsa juga terus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dalam hal menyampaikan proses pendidikan dengan menggunakan IT. Sebagai contoh, Telkom, Indosat, menyatakan kesiapan mereka untuk mengembangkan IT untuk pendidikan di Indonesia, dimulai dengan proyek percontohan.

Telkom menyatakan akan terus meningkatkan dan meningkatkan kualitas infrastruktur jaringan telekomunikasi yang diharapkan menjadi tulang punggung pengembangan dan penerapan TI untuk pendidikan dan implementasi lainnya di Indonesia.

Bahkan, sekarang Telkom mulai mengembangkan teknologi yang memanfaatkan Integrated Sevices Digital Network (ISDN) untuk memfasilitasi teleconference sebagai aplikasi pembelajaran jarak jauh. Harapannya dengan ini semua sistem pembelajaran online dapat berjalan dengan optimal, sehingga tujuan pembelajarannya pun tercapai. (***)