MALUKUnews, Ambon: Wisuda atau upacara peneguhan bagi orang-orang yang telah menempuh pendidikan merupakan salah satu momentum terpenting yang dinanti-nanti para mahasiswa, sebagai tanda resmi selesainya masa pendidikan di perguruan tinggi.

Wisuda yang biasanya diselenggarakan secara langsung dengan berkumpul di suatu ruangan besar yang diisi oleh senat universitas, para wisudawan, dan orang tua wisudawan, sayangnya tidak dapat dilaksanakan saat ini. Mengingat kondisi saat ini yang tidak stabil karena adanya pandemi virus corona (Covid-19), perkumpulan atau pertemuan orang dengan skala besar harus ditiadakan. Demikian yang disampikan Eva Oktaviani, Account Coordinator, Praxis seperti dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Jumat (05/06).

Namun, hal ini, lanjut Eva, dapat disiasati dengan melakukan wisuda secara online menggunakan aplikasi-aplikasi telekonferensi yang tersedia. Keseluruhan proses wisuda akan dilakukan di rumah masing-masing para wisudawan.

Untuk melaksanakan wisuda online, perguruan tinggi (pelaksana) harus memastikan bahwa toga dan dokumen yang harus diserahkan telah didistribusikan dan diterima oleh calon wisudawan yang telah mendapat kuota untuk mengikuti wisuda online.

Rektor, pembantu rektor, dan para dekan akan berkumpul di auditorium universitas menggunakan atribut lengkap selayaknya sedang melakukan wisuda offline. Di tempat terpisah, wisudawan juga mengenakan toga dan atribut wisuda lainnya yang telah disediakan.

Prosesi wisuda online ini memiliki agenda yang sama seperti wisuda pada umumnya.

Iring-iringan senat, pembukaan, dan sambutan dari rektor akan disiarkan secara live melalui aplikasi telekonferensi seperti Zoom atau Webex, yang dapat disaksikan para wisudawan. Untuk bagian yang paling ditunggu-tunggu, yaitu pemindahan tali toga wisudawan yang biasanya dilakukan rektor akan diwakilkan oleh orang tua wisudawan, dengan disaksikan oleh para rektor dan wisudawan lainnya yang tergabung dalam room aplikasi telekonferensi tersebut. Walaupun tidak dilakukan dengan tatap muka secara langsung, tetapi wisuda online tidak mengurangi khidmatnya pelaksanaan upacara peneguhan ini dan tetap dapat dilaksanakan secara saksama.

Menanggapi momen yang tidak biasa ini, Likee, platform pembuatan video pendek global terkemuka, dengan tool pengambilan dan pengeditan video dilengkapi efek khusus yang canggih, menghadirkan filter baru #PengenWisudaBersama untuk merayakan acara kelulusan secara online.

“Kelulusan sudah pasti menjadi momen spesial dan bahagia bagi setiap pelajar yang berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan formal. Namun, karena adanya pandemi ini perayaan momen spesial tersebut tidak dapat dilakukan seperti biasanya. Maka dari itu, Likee, menghadirkan filter wisuda online agar para pengguna dapat tetap merayakan dan membagikan momen bahagia ini bersama pengguna lainnya,” ujar Erwin, Manager of Creator Operation Likee.

Berikut cara bergabung dan meriahkan wisuda online di Likee:

  1. Gunakan sticker "Trencher Cap" sesuai contoh video. Berikut adalah beberapa video pengguna Likee menggunakan filter ini: https://likee.com/embed/video/ciQF4y https://likee.com/embed/video/rbv39X
  2. Pilih lagu dalam contoh atau lagu lain yg bertema Wisuda sebagai soundtrack video
  3. Gunakan hashtag #PengenWisudaBersama

Selain itu, Likee juga menghadirkan pertunjukan Likee Live Show dengan mengadakan online party untuk menambah kemeriahan perayaan hari wisuda #dirumahaja yang dapat diakses melalui aplikasi Likee.

Segera unduh Likee di App Store atau Google Play Store.

Tentang Likee

Likee merupakan platform global terkemuka untuk menyaksikan dan membuat video pendek. Dilengkapi dengan tool pengeditan dan pembuatan video yang unggul menginspirasi kreativitas nyata dengan menyediakan lebih dari 1000 efek video. Mencapai lebih dari 115 juta pengguna bulanan di seluruh dunia, Likee menciptakan peluang bagi semua orang agar dapat bersinar, tidak hanya dilihat dan didengar saja. Fitur Likee juga untuk mendorong koneksi dan percakapan di antara pengguna melalui gamifikasi tampilan dan interaksi.

Dibuat oleh BIGO Technology Pte. Ltd, Likee pertama kali dirilis pada Juli 2017 dan sekarang menjadi salah satu aplikasi paling populer di dunia dan keempat sebagai media sosial yang paling banyak diunduh di dunia berdasarkan laporan Sensor Tower di Januari 2020. Likee juga menduduki peringkat pertama dalam deretan “Top 10 Breakout Apps” menurut laporan App Annie’s tahun 2019. (Red)