MALUKUnews, Aberdeen: Para ilmuwan tengah mengembangkan obat untuk kanker payudara yang didapat dari tubuh ikan hiu. Antibodi yang ditemukan pada predator laut ini memungkinkan penemuan jenis herceptin baru.

Selama ini, herceptin dikenal sebagai obat kanker payudara. Herceptin mampu melambatkan pertumbuhan kanker payudara dan mencegahnya menyebar lebih jauh. Namun herceptin tidak bekerja dalam semua kasus kanker payudara. Oleh sebab itu, peneliti terus mengembangkan pengobatan terampuh untuk kanker payudara, salah satunya datang dari tubuh hiu.

Dilansir laman Daily Mail, Kamis, 26 September 2013, para peneliti Universitas Aberdeen, Skotlandia percaya, sistem kekebalan tubuh yang kuat pada hiu bisa memberikan harapan bagi pasien kanker payudara.

Dalam penelitian ini, peneliti mengambil protein HER2. Protein ini adalah protein yang terdapat pada permukaan tumor yang juga menjadi bahan bakar pertumbuhan tumor. Kemudian, protein ini disuntikkan ke tubuh hiu untuk memicu produksi antibodinya.

“Ini seperti mendapat suntikan dari dokter. Bedanya, hiu itu mendapatkannya di sirip,” ujar peneliti Helen Dooley.

Bersama rekan-rekannya, Helen menunggu protein itu di dalam tubuh hiu selama berbulan-bulan. Barulah, ia mengambil sampel darah si hiu.

Peneliti berharap, antibodi hiu dapat menyelinap ke ruang yang sangat kecil di tubuh protein HER2. Pasalnya, ruang ini tidak bisa dijangkau oleh obat lain.

Kini peneliti tengah menunggu hasil postif sembari terus melakukan berbagai uji coba. Peneliti optimis, antibodi hiu dapat menghentikan sel-sel kanker tumbuh dan menyebar lebih baik dibandingkan herceptin. (Sumber: Tempo)

DAILY MAIL | ANINGTIAS JATMIKA