MALUKUnews, Jakarta: Sudahkah Anda mengonsumsi cukup serat setiap harinya? Seringkali orang lupa bahwa konsumsi serat memberikan efek yang sangat baik bagi sistem pencernaan dan dapat membantu program penurunan berat badan Anda.

Dilansir Huffington Post, Jumat (1/11/2013), sebuah studi terbaru yang melibatkan lebih dari 23.000 responden menunjukkan bahwa mengonsumsi jumlah serat lebih rendah dalam diet membuat mereka berisiko tinggi untuk menjadi obesitas. Tak hanya itu, mereka yang kurang konsumsi serat juga cenderung lebih berisiko mengalami sindrom metabolik dan peradangan kardiovaskular.

"Temuan kami menunjukkan bahwa dari sejumlah responden tersebut, total tingkat asupan seratnya masih sangat rendah dibandingkan dengan yang direkomendasikan. Ini berarti konsumsi serat masih belum terlalu dianggap penting," kata salah seorang peneliti, Cheryl R. Clark, MD, Sc.D., dari The Center for Community Health and Health Equity, Brigham and Women's Hospital, dan Harvard Medical School.

Sesuai pedoman dari Institute of Medicine, wanita berusia 19-50 tahun harus mengonsumsi setidaknya 25 gram serat setiap hari, sedangkan pria pada kelompok usia yang sama harus mengonsumsi minimal 38 gram serat setiap harinya. Sementara wanita yang berusia di atas 50 tahun sebaiknya mengonsumsi sekitar 21 gram serat setiap hari dan pria dalam usia yang sama mengonsumsi 30 gram serat per hari.

Konsumsi cukup serat tidak hanya akan memperbaiki sistem pencernaan dan membantu menurunkan berat badan, tetapi juga melindungi jantung dan mengurangi risiko stroke.

Makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan tinggi akan serat. Sebuah cangkir raspberry mengandung 8 gram serat, sebuah apel dengan kulit memiliki 4,4 gram serat, dan secangkir lentil memiliki 15,6 gram serat. (Sumber: Detikcom/ajg/vit)