MALUKUnews, Ambon: Aksi pemerkosaan anak dibawah umur terjadi di Kabupaten Buru, Maluku pada Jumat (21/02), pagi.

Korban pemerkosaan adalah berinisial CA (7), siwa kelas satu sekolah dasar. Akibat pemerkosaan itu, korban mengalami luka robek pada alat vitalnya.

Peristiwa pemerkosaan tersebut dilaporkan oleh Lutfi (37), berprofesi sebagai Sat Pol PP di Dusun Rawamagun, Desa Waenetat, Kabupaten Buru.

Kejadian naas menimpa korban tersebut terjadi sekitar pukul 10:15 WIT. Saat itu korban warga Dusun Metar, Kecamatan Lolonguba itu, sedang membuang sampah di area jembatan yang tak jauh dari rumahnya.

Usai membuang sampah, korban tiba-tiba saja ditarik oleh seorang laki laki dewasa yang menggunakan masker. Korban langsung dibawah ke salah satu rumah kosong dan langsung diperkosa.

“ Saat itu korban menuju jembatan yang tidak jauh dari rumahnya untuk membuang sampah. Tangannya langsung ditarik oleh seorang laki-laki dan dibawah ke rumah kosong milik Matina Behuku, korban langsung diperkosa di lokasi tersebut. “ ujar Lutfi menceritakan kronogis yang diperoleh dari korban.

Lutfi menambahkan, usai melakukan pemerkosaan itu, pelaku yang tidak dikenal tersebut langsung melarikan diri. Sementara korban dibiarkan di lokasi, dengan kondisi pendarahan pada bagian alat vitalnya. “ Usai melakukan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi itu," jelasnya.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di puskesmas Lolonguba. Korban dalam kondisi trauma, pakaian dalam korban penuh bercak darah akibat pemerkosaan itu.

Hingga kini pelaku pemerkosaan itu juga belum diketahui. Kepolisian Polres Pulau Buru juga belum memberikan keterangan terkait peristiwa itu. (Ryan)