MALUKUnews, Namlea: Seluruh sekolah dari semua jenjang di kabupaten Buru, Maluku, kini telah memberlakukan sekolah secara tatap muka bagi para siswanya dengan memberlakukan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala sekolah Madrasah Aliyah Al-Hilaal Namlea, Muhammad Tomia, mengatakan, dibukanya kembali belajar tatap muka di musim pandemi ini merupakan hasil kesepakatan dari pemerintah daerah, pihak sekolah dan para orang tua murid, Senin (30/11).

“Sebenarnya kita tidak bisa bertahan dengan proses belajar daring, ada banyak kegagalan disana, selain itu dari segi fasilitas dan lainnya juga banyak terkendala. Oleh karena itu kami para dewan guru dan orang tua murid serta pemerintah daerah sepakat untuk membuka kembali sekolah dengan metode tatap muka, namun tentu saja perlu dan harus menjalankan protokol kesehataan agar nantinya tidak terjadi klaster baru di dunia pendidikan pasca diberlakukannya belajar tatap muka ini “ kata Tomia.

Beberapa protokol kesehatan yang harus dijalankan pihak sekolah terhadap siswa dan seluruh tenaga pengajarnya adalah dengan menyiapkan fasilitas keberihan seperti keperluan cuci tangan, menerapkan jaga jarak dan menggunakan masker selama berada dalam lingkungan sekolah.

“Protokol yang harus dijalankan ya sama pada umumnya, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan, ” jelasnya. Deltylina, salah seorang murid bahkan merasa senang bisa kembali bersekolah.

Antusiasme terhadap dibukannya kembali proses belajar mengajar secara langsung ini juga dirasakan oleh para siswa lainnya.

“Senang sekali, akhirnya kita bisa ketemu sama teman teman, dulu selama belajar online kita gak bisa ketemu, belajar juga susah. Di sekolah online belajarnya banyak yang gak dimengerti, hanya ada materi tapi penjelasannya terbatas atau malah tidak ada. Jadi sekarang kalau sudah boleh sekolah secara tatap muka begini ya perasaannya seneng sekali,” kata Delty. (Nona)