MALUKUnews: Ambon: Aliansi Mahasiswa Adat Kabupaten Buru melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor gubernur Maluku (22/08), pagi.

Dalam aksinya, mereka mendesak Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, supaya bertindak tegas terhadap Bupati Buru, Ramly Umasugi, yang telah menjadikan Danau Rana sebagai objek Pariwisata.

Apabila Danau Rana di jadikan tempat wisata maka akan dapat merusak keramat adat di katong pung sana. Danau Rana merupakan sentral adat kita masyarakat adat Buru.

" Untuk itu kami minta sesegera mungkin Bapak Gubernur Murad Ismail agar secepat memberikan teguran kepada Bupati Buru, Ramli Umasugi agar segera mencabut dan menarik surat edaran untuk menjadikan Danau Rana sebagai objek wisata,” teriak Kordinator Aksi, Hendry Lesbassa dalam orasinya itu.

Hingga siang ini, pukul 12.15 WIT para mahasiswa asal Buru ini masih melakukan askinya di kantor gubernur. (Ait)