MALUKUnews, Ambon: Tim SAR dari Basarnas belum juga berhasil menemukan seorang penambang emas yang dilaporkan hilang di areal emas Desa Gogorea di Kabupaten Buru, Maluku.

Penambang emas yang hilang sejak tanggal 26 Januari 2020 itu bernama La Sino Butom (64 tahun).

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, yang dihubungi Malukunews.co, via ponselnya, Rabu (29/01), pagi, mengatakan, tim SAR sudah berusaha menyisir wilayah areal penambangan di Desa Gogorea itu, namun hasilnya masih nihil. Korban belum ditemukan. “ Tim SAR kami dalam melakukan pencarian itu, juga bekerja sama dengan masyarakat setempat, namun hingga, Rabu pagi ini belum ada hasilnya,” ujar Muslimin.

Seperti diberitaakn sebelumnya, La Sino Buton dinyatakan hilang sejak tanggal 26 Januari 2020, namun baru dilaporkan pihak keluarga ke Basarnas, Selasa, kemarin, bernama Tajir Buton.

Setelah mendapat laporan tersebut, Tim SAR Basarnas yang ada di Namlea, Kabupaten Buru, Selasa, pagi ini kemarin, langsung bergerak menuju ke TKP.

Kata Muslimin, jarak dari Pos SAR Namlea ke TKP di Desa Gogorea sekitar 14,55 kilo meter dengan menggunakan Rescue Car. “ Kami perkirakan tim SAR membutukan waktu sekitar 30 menit untuk tiba di TKP itu,” ujar Musliman kepada Malukunews.co, via ponselnya, Selasa, pagi. (Qin)