MALUKUnews, Ambon: Bupati Buru, Ramly Umasugi mencabut kembali instruksinya yang semula sudah dikeluarkan terkait penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayahnya.

Instruksi bernomor 049/71 Tahun 2020, tertanggal 28 maret 2020 lalu itu, tentang penutupan sementara pintu masuk keluar dalam wilayah kabupaten Buru, guna mencegah Covid-19. Selanjutnya instruksi itu dianggap tidak berlaku lagi alias dicabut, terhitung mulai hari ini, Selasa (31/03).

Bupati kemudian mengeluarkan surat instruksi baru bernomor: 049/72 Tahun 2020 tertanggal 31 Maret 2020 untuk membatalkan insruksi bernomor: 049/71 Tahun 2020 itu. Selanjutnya Bupati Buru hanya melakukan pengketatan saja pada pintu masuk keluar wilayah Buru saja dalam rangka cegah Covid-19.

Instruksi Bupati Buru terbaru yang salinannya juga diperoleh Malukunews.co, berbunyi, bahwa dalam rangka penanganan Covid-19 kedepan, maka akan dilaksanakan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Pemerintah kabupaten Buru telah menyiapkan penginapan silta yang akan difungsikan sebagai tempat isolasi bagi masyarakat yang secara medis menunjukan gejala indikasi terpapar Covid-19.

  2. Kami akan memperketat penjagaan seluruh pintu masuk, dengan menerapkan aturan pemeriksaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi seluruh penumpang yang tiba di Namlea, dan khusus untuk pendatang yang bukan ber-KTP berkabupaten Buru dan berasal dari zona merah akan langsung dikarantina pada tempat isolasi yang sudah ditetapkan.

  3. Kepada masyarakat kabupaten Buru yang selesai melaksanakan kunjungan dari wilayah yang masuk kategori zona merah dan di wajibkan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 (empat belas) di bawah pengawasan aparat keamanan serta di lakukan kontrol oleh tim medis setiap hari.

(Ait)