MALUKUnews, Namlea: Hari ketiga pelaksanaan rapid test massal di kabupaten Buru terjaring 4 orang reaktif virus corona atau Covid-19. Jumlah yang melakukan rapid test massal pada pada hari ketiga ini berjumlah 84 orang.

Empat orang yang reaktif tersebut adalah mereka yang sehari-harinya berinteraksi dengan diluar, seperti tukang ojek dan tukang becak.

Rapid test massal ini bertempat di lapangan Pattimura Namlea, Jumat (15/05).

Jubir Nani Rahim dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Jumat, sore, mengatakan, jumlah sampel yang diperiksa pada hari ke tiga berjumlah 84 orang dan 4 orang reaktif.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada rapid test massal hari kedua kemarin yang diperiksa sebanyak 68 orang. 6 orang di antaranya menujukkan hasilnya reaktif (positif). Sedangkan pada hari pertama berjumlah 71 orang, hasilya 4 orang reaktif. “ Sehingga total hingga hari ketiga ini berjumlah 14 orang reaktif,” kata Nani.

Kata Nani, masyarakat perlu ingat, bahwa hasil reaktif/positif rapid test itu ada beberapa kemungkinan, antara lain, bisa jadi betul orang tersebut telah terpapar virus SARS-Cov-2 (Covid-19), atau bisa jadi, dia terpapar dengan virus lain yang bukan Covid-19.

Misalnya, lanjut Nani, virus flu biasa atau bahkan bisa virus DBD. Sedangkan orang yang non reaktif (negatif) juga ada kemungkinan memang tidak terinfeksi Covid-19, atau kemungkinan sudah terpapar dengan Covid-19, tapi antibodinya belum terbentuk, sehingga tidak terdeteksi pada rapid test.

Untuk membuktikan itu, kata Nani, perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan dengan metode PCR. “ Selama hasil PCR belum diketahui, maka diharapkan mereka yang reaktif rapid test perlu melakukan karantina mandiri di rumah demi keamanan keluarga maupun masyarakat sekitar,” tegas Jubir Nani. (Edhy)