MALUKUnews, Namlea: Pergantian Pejabat Sementara (Pjs) Desa Selwadu, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, menuai kecaman dari para tokoh adat dan berbuntut penyegelan kantor desa, Sabtu (13/07).

Kecaman itu terjadi karena para tokoh masyarakat dan para kepala Soa desa itu menilai Camat Airbuaya, Karim Gailea, telah menggantikan Pjs Desa Selwadu dengan sewena-wenang tanpa mempertimbangkan kondisi desa dan langsung melantik adik ipar kandung nya sendiri.

Bupati Buru, Ramli Umasugi, yang ditemui tokoh masyarakat Desa Selwadu, mengakui bahwa camat Karim memang mengusulkan nama untuk mengganti Pjs Desa. Kalau ada masalah terkait mekanisme pergantian Pjs itu nanti saya panggil Camat untuk meminta keterangannya. “ Bapak-bapakl tokoh masyarakat dan para kepala Soa kembali saja nanti saya selesaikan.

Sebelumnya, para tokoh masayarakat dan para kepala Soa Desa Selwadu, mendatangi bupati dikediamannya (Pandopo) untuk menayakan isu pergantian Pjs itu. Namun hingga saat ini protes para tokoh masyarakat dan para kepala Soa itu belum juga ditindaklanjuti bupati. (Tanda)