MALUKUnews, Ambon: Warga Desa Rawamangun, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru, Maluku, dikagetkan dengan semburan lumpur yang terjadi di desa mereka, Minggu (09/02).

Semburan lumpur ini terjadi akibat penggalian sumur bor tepatnya di areal sawah yang ada di wilayah Desa Rawamangun itu. Informasi yang berhasil dihimpun Malukunews.co, Senin (10/02), meyebutkan, penggalian sumur bor itu dilakukan oleh Sugeng (53) bersama empat orang rekan lainnya. Pengeboran yang dilakukan itu sudah masuk kedalam tanah sekitar 40 meter, tiba-tiba air menyembur keatas dengan volume tekanan tinggi, setinggi kira-kira 15 meter . “ Saat kami melihat air yang keluar bercampur lumpur dan batu kerikil itu menyembur dahsyat, maka kami pun memutuskan untuk berhenti melakukan pengeboran, karena kami juga takut,” ujar Sugeng.

Peritiwa semburan air bercampur lumpur dan batu kecil kerikil ini berlangsung selama tiga jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun masyarakat hanya merasa khawatir, karena takut wilayah mereka akan terjadi seperti lumpur lapindo di Jawa Timur itu.

Hingga berita ini dipublikasikan, Malukunews.co juga belum berhasil menghubungi pihak-pihak terkait untuk mengkonfirmasi. (Qin)