MALUKUnews, Ambon: Dugaan keterlibatan Camat Kepala Madan, Masri Mamulati, dalam mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Buru Selatan (Bursel) mulai diselidiki Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Bursel.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, Camat Mari Mamulati, dalam vidio yang berdurasi 8 menit 7 detik, sedang melakukan rapat bersama sejumlah perangkat desa yang ada di wilayah hukum kerjanya.

Dalam pertemuan itu, warga diarahkan, bahhan diancam untuk memilih salah satu paslon. Camat mengaku ini sesuai perintah pimpinan. Ia pun mengancam akan memberhentikan perangkat desa jika tidak mematuhi instruksinya.

Untuk diketahui, Camat sebagai salah satu perangkat daerah, sebagai PNS, sesuai UU tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Ancaman hukumannya pun jelas.

Komisioner Bawaslu Provinsi Maluku, Polly Titaley, yang dihubungi Malukunews.co via WahtsApp, Senin (12/10), malam, mengatakan, ia telah memperoleh informasi dugaan keterlibatan Camat kepala Madan itu. “ Kami sudah koordinasi dengan Bawaslu Bursel untuk segera jadikan informasi awal ini, untuk selanjutnya dilakukan penelusuran. Kami akan menunggu hasil penulusuran dari Bawaslu Bursel nanti,” ujar Titaley singkat.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Maluku, Zubair, yang juga dihubungi Malukunews.co via WahatsApp, mengatakan, sesuai informasi dugaan keterlibatan Camat Kepala Madan itu, Bawaslu Bursel telah membentuk tim khusus untuk mencari bukti awal, dengan berdasar pada video yang ada sebagai informasi awal.

“ Saat ini teman Bawaslu Bursel sudah berada di Kecamatan Kepala Madan. Mengingat disana tidak ada jaringan internet, dan telepon pun susah, jadi kami masih menunggu hasilnya untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai aturan yang ada,” tegas Zubair. (Qin)

Tonton berita lengkapnya di MALUKUNEWS TV. Klik saja disini: https://www.youtube.com/watch?v=4WTAvu-mStI&t=5s