MALUKUnews, Ambon: Pasca pembajakan kapal KM Mina Sejati, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tual, Maluku, mengerahkan KRI TDL-521 ke lokasi perairan Kepulauan Aru, Minggu (18/08).

Kapal perang milik Angkatan Laut yang tiba di lokasi koordinat mendapati kondisi KM Mina Sejati bocor, sehingga kamar pada bagian mesin sudah tergenang air. Bagian burita kapal juga tenggelam namun masih bisa mengampung.

Kondisi terkini ini tersebut dilaporkan kepala Basarnas Ambon, Muslimin yang berkumunikasi langsung dengan pihak KRI TDL-521 melalui pesan satelit.

“ KRI TDL-521 sudah berada di lokasi kapal KM Mina Sejati. Namun kondisi kapal tersebut sudah dalam keadaan bocor sehingga di kamar mesin sudah tergenang air, namun kapal masih bisa mengapung. “ Kata Kepala Basarnas Ambon Muslimin kepada media, Minggu, malam tadi.

Muslimin mengatakan, data sementara total ABK yang menceburkan diri ke laut saat penyandraan sebanyak tiga belas orang. Sebelas orang selamat, namun dua orang diantaranya meninggal.

“ Ada tiga belas orang menyelamatkan diri dengan meloncat ke laut. Sebelas orang selamat, namun dua diantaranya meninggal sebelum ditemukan nelayan lain. “ ungkapnya.

Saat ini KRI TDL-521 sementara melakukan upaya penyergapan. untuk menyelamatkan sisa ABK yang masih tersandera. Sementara sebelas korban yang menyelamatkan diri berada di tiga kapal nelayan, yakni KM, Marcel Jaya 56, KMGemilang Samudera dan KM. Surya Terbit.

Sebelumnya, KM Mina Sejati dilaporkan, dibajak di tengah laut perairan Kepulauan Aru, Maluku pada Sabtu (17/08/19), kemarin. Informasi dibajaknya kapal nelayan tersebut, dilaporkan oleh petugas PSDKP Tual ke Kepala Basarnas Ambon, Muslimin pada Minggu (18/08), siang. Menurut muslimin, pembajakan kapal nelayan itu dilakukan oleh tiga ABK kapal itu sendiri. (Riyan)