MALUKUNEWS, Dobo: Aparat Kepolisian Resort Kepulauan Aru terus melakukan pengusutan dalam mengungkap dalang pembobolan brangkas di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepulauan Aru.

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP. Moh Moer Ohoirat kepada Moluken.com di Dobo usai memimpin upacara Operasi Ketupat Siwalima, Tahun 2013 di lapangan Yos Sudarso, kemarin, mengatakan pihaknya terus melakukan pengusutan terkait kasus pembobolan brangkas di Bapeda Kepulauan Aru.

“Kita terus melakukan pengusutan, dan saat ini sudah lima orang saksi kita periksa termasuk bendaharanya, Yohanes Arpipi,” kata Kapolres.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat agar ikut mendorong dan mengawal kasus yang sedang diproses, dan jika ada yang mengetahui, melihat keberadaan para pelaku dapat dilaporkan ke pihak yang berwajib.

Untuk diketahui uang tunai senilai Rp. 215 Juta yang disimpan dibrangkas milik Bappeda Kepulauan Aru berhasil dibobol dan dibawa kabur orang tak dikenal (OTK). Kejadian itu berlangsung sekitar subuh dini hari.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Amos Gainau kepada media ini mengatakan mendukung proses hukum yang sementara dilakukan jajaran Polres Kepulauan Aru. “Kami mendukung upaya hukum yang sedang dilakukan polisi. Dan berharap kasus ini ada kejelasan terkait siapa pelakunya. Karena beberapa kasus lainnya ditahun-tahun sebelumnya menyisahkan tanda Tanya. Pada hal tingkat kerugian yang dialami sangat besar,” kata Gainau. (gus)