MALUKUnews, Ambon: Pilkada di dua kabupaten di Maluku, Kepulauan Aru dan Seram Bagian Timur (SBT) bakal akan diramaikan dengan calon kepala daerah (calkada) dari independen atau perseorangan.

Kepastian Pilkada di dua daerah otonom diikuti calon independen itu ditandai dengan masing-masing tim datang mengambil aplikasi silon di KPU Kepulauan Aru dan SBT.

“ Saya mendapat laporan dari teman-teman komisioner KPU Kepulauan Aru an SBT, bahwa ada yang datang ke KPU untuk mengambil aplikasi silon. Aplikasi silon ini wajib dikantongi calon independen untuk menghubungkan dukungan E-KTP nya langasung dengan KPU Pusat,” ujar Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Kubangun, saat dihubungi Malukunews.co via ponselnya, Senin (27/01), siang.

Sementara itu, Ketua KPU Kepulauan Aru, Mustafa Darakay yang dihubungi Malukunews.co, via ponsel, Senin, siang, juga membenarkan, apa yang disampaikan Ketua KPU Provinsi Maluku itu. “ Tim yang datang mengambil aplikasi silon di kami itu, atas nama Balon Independen Gustaf Orun – Ambodali Abdi,” ujar Darakay.

Sementara itu, catatan Malukunews.co, Balon Independen di SBT atas nama Rohani Vanath – Ramli Mahu (NINA RAMA). Bahkan pasangan ini sudah melakukan deklarasi yang berlangsung di Kota Bula, ibu kota SBT pekan lalu.

Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Kubangun, mengatakan, ada atau tidaknya pasangan Balon Independen/Perseorangan itu, kepastiannya nanti kita tunggu saat penyerahan dukungan pada tanggal 19 – 23 Februari 2020 mendatang. “ Nanti kita tunggu saja pada tanggal penyerahan dukungan itu,” ujar Kubangun. (Qin)