MALUKUNEWS, Dobo: Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, diminta segera melantik Wakil Bupati Kepulauan Aru, Umar Djabumona sebagai Bupati Definitif pasca penangkapan terpidana Theddy Tengko, Bupati Kepulauan Aru, Rabu, dua hari lalu. “Kami minta kepada presiden melalui Mendagri segera melantik saudara Wakil Bupati, Umar Djabumona sebagai Bupati Definitif sesuai amanat undang-undang,” kata Kepala Biro Hukum dan HAM Komunitas Intelektual Aru, Boy Alexander Darakay, SH.M.Hum di Dobo, Jumat (31/05), siang. Hal ini penting, kata Darakay, karena mempertimbangan sejumlah kegiatan besar yang harus dilakukan pemerintah daerah Kepulauan Aru dalam waktu dekat ini. Pembahasan APBD Tahun 2014 pada bulan Juni merupakan salah satu agenda besar serta pelaksanaan Pilkada Maluku pada 11 Juni mendatang. Seperti diketahui Theddy Tengko, Bupati Kepulauan Aru dieksekusi di Bandara Rar Gwamar Dobo pada Rabu (29/05), sekitar pukul 14.20 WIT oleh tim gabungan dari kejaksaan, TNI dan Polri. Untuk diketahui, Teddy Tengko divonis Penjara 4 Tahun dan denda Rp.5,3 Milyar. Sesuai Putusan Mahkamah Agung RI, telah menyatakan Theddy terbukti mengkorupsi APBD Aru tahun 2006-2007. Putusan MA menjatuhkan pidana penjara empat tahun, denda Rp 500 juta dan keharusan mengganti kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar. Jika tak mampu membayar, ditambah kurungan badan dua tahun penjara. (YOS)