MALUKUnews, Ambon: Seorang pria bernama Samsul (36) terluka dibacok sang kekasihnya bernama Titus Sulastri Agustia (37).

Peristiwa penganiyaan ini terjadi di rumah kost-kostan mereka yang berada di Kawasan Taman Makmur, tepatnya di RT 003/007, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (01/12).

Peristiwa asmara ini bermula dari rasa cemburu sang kekasih. Samsul dibacok dengan sebilah parang pendek tepat di bagian leher, usai Samsul pulang dari Batu Gaja Ambon dalam kondisi mabuk. Kedua sepasang kekasih ini awalnya hanya terlibat pertengkaran mulut di kamar kost mereka.

Cerita cemburu ini, bermula dari Titus Sulastri Agustia saat menghungi pacarnya Samsul via ponsel untuk melacak keberadaan. Samsul saat itu mengaku berada di daerah Batu Gaja, Sulastri pun kemudian menyusulnya.

Namun diperjalanan Sulastri berpapasan dengan Samsul yang sedang membonceng seorang wanita dengan menggunakan sepeda motornya. Sulastri pun marah, ia kemudian balik ke kamar kostnya dan menunggu hingga pacarnrya itu pulang. Sepulangnya Samsul pertengkaran pun tak dielakkan antar keduanya di dalam kamar kost itu.

Seorang saksi bernama, Hendri Pasilang, mengatakan, ia saat itu sedang duduk di dalam rumah, bersebelahan dengan kamar kost kedua sepasang kekasih itu. Saya mendengar ada suara-suara ribut dalam kamar kost itu sambil berteriak minta tolong. Saya kemudian menghampiri dan melarai pertengkaran keduanya,” ujarnya bercerita.

Lanjut saksi itu, tak butuh waktu lama, Sulastri langsung mengambil parang dan membacok pacarnya itu tepat pada bagian leher. “ Karena melihat korban bersimbah darah, saya dan beberapa warga sekitar pun langsung melarikan korban ke RS Bhayangkara di Tantui Ambon untuk dirawat,” ujar Saksi Hendri.

Reporter Malukunews.co, Nona, melaporkan, mendengar peristiwa itu, unit Reskrim Polresta Ambon langsung bergerak. Di lokasi TKP itu polisi kemudian memasang police line. Sejumlah saksi dan pelaku pun langsung dimintai keterangannya oleh polisi.

“ Motif peristiwa penganiyaan ini, untuk sementara akibat rasa cemburu. Sebab antara pelaku dan korban ada punya hubungan asmara, pelaku merasa dihianati sang pacar karena saat ini pelaku sementara hamil 4 bulan,” demikian keterangan yang dihimpun di Polresta Ambon, Minggu, sore. (Na).