MALUKUnews, Ambon: Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku pada 14 Desember 2013 (hari ini-red) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dituntut untuk profesional dalam mensikpai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mengingat PNS sering dipakai menjadi alat oleh oknum-oknum tertentu dalam memperoleh suara.

Penjabat Gubernur Maluku Saut Situmorang menghimbau kepada seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus netral dalam menentukan pilihannya, pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Jumat (14/12) hari ini-red.

Orang nomor satu di Maluku ini, mengatakan pihaknya sudah menginstruksi langsung kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota untuk netral. Olehnya itu Bawaslu dituntut untuk bekerja secara profesional dalam mengawsai ini.

“Jika ada kedapatan PNS yang melayahi aturan maka saya akan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undang,” pungkasnya.

Dirinya berharap, Bawaslu agar lebih tegas dalam mengamati setiap kejadian yang terjadi pada saat pemilihan. Sehingga mobilisasi yang terjadi Pilkada sebelumnya tidak terjadi lagi, dan sesegera mungkin jika terjadi kejanggalan harus dilaporkan. (Shella)