MALUKUnews, Ambon: SMA Negeri 11 Ambon yang dipimpin oleh Drs Hilal Wattiheluw, sampai saat ini dalam proses belajar mengajar masih menggunakan kurikulum 2006, dimana kurikulum 2006 yakni KTSP. Dikarenakan sekolah ini sedang mempersiapkan diri baik itu guru, siswa, maupun sarana penunjang, untuk menyongsong penerapan program kurikulum 2013 yang akan berlangsung di tahun depan.

Lanjutnya, sekarang ini berbagai program untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi siswa, terus kami tingkatkan, dimana berbagai fasilitas penunjang untuk sekolah tersedia yaitu ruang kelas yang memadai, perpustakaan, laboratorium, lapangan olahraga, dan berbagai buku-buku kelengkapan bagi siswa, semuanya tersedia disekolah ini. “Semuanya itu dilakukan demi tingkatkan proses belajar mengajar baik kepada guru maupun siswa dengan tujuan kita dapat menghasilkan anak-anak didik yang benar-benar punya kemampuan diberbagai mata pelajaran,”ujarnya, kepada pers diruang kerjanya, kemarin.

Menyangkut semuanya itu, walaupun sekolah telah berusaha dengan semaksimal mungkin, namun harus ada dukungan dari orangtua untuk menyiapkan buku-buku agar anak dapat belajar dirumah dengan tekun. Dengan demikian, maka visi SMAN 11 sebagai sekolah yang bermutu, berakhlak, berbudi pekerti, berkarakter dan berdaya saing bisa terwujud.

Dikatakan, mengenai pemberlakukan kurikulum 2013 kami sedang menunggu penetapan Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Mendiknas, karena penerapan kurikulum 2013 memiliki beberapa tahapan yaitu standar, isinya, struktur kurikulum, dimana siswa harus memiliki semua buku mata pelajaran, selain siswa, guru juga mesti memiliki buku panduan. “Jadi, sekarang ini SMAN 11 sangat serius mempersiapkan semuanya itu agar implementasi kurikulum 2013 dapat berjalan sesuai dengan ketentuannya,”ungkapnya.

Untuk peningkatan mutu pada SMAN 11 kami selalu mengikuti petunjuk dengan menjalankan kegiatan intrakulikuler maupun ekstrakulikuler, sebab itulah satu-satunya penunjang bagi siswa untuk meningkatkan mutu pendidikan. Olehnya itu, harapan kami selaku pihak sekolah, agar orangtua dapat membantu mengawasi dan membimbing anak-anak selama dalam mengatur waktu belajar disekolah maupun dirumah, dengan menyediakan buku penunjang pelajaran, supaya mutu pendidikan disekolah ini tetap berkualitas. (Azza)