MALUKUnews, Ambon: Aliansi Pemuda Maluku, rencananya, Kamis (15/08), pagi, ini, melakukan aksi unjuk rasa. Unjuk rasa ini dilakukan untuk mendesak pemerintah pusat memberikan jatah PI 10 persen dari Blok Masela kepada Maluku. Selain itu, mereka juga bersuara keras meminta pemerintah pusat, supaya putra-putra terbaik Maluku bisa diakomudir dalam kabinet Jokowi-Maaruf.

Koordinator Lapangan, Karim Bahta, yang dihubungi Malukunews.co via ponselnya, Kamis (15/08), pagi ini, mengatakan, sekitar seribu orang akan dikerahkan dalam aksi ini. Ada dua tempat yang dijadikan titik kumpul, lapangan bola galunggung dan bundaran gong perdamaian Ambon.

“ Titiik kumpul di gong perdamian itu untuk memobilisasi kawan-kawan yang tinggal di pusat kota, seperti Kudamati, Tanah Tinggi, Soya, Waehaong dan Air Salobar. Sedangkan titik kumpul di lapangan galunggung itu, untuk memobilisasi kawan-kawan yang tinggal di Poka, STAIN, Kebun Cengkeh dan Batu Merah,” ujar Karim.

Lanjut Karim, sasaran aksi pertama dilakukan di kantor DPRD Provinsi Maluku dan kemudian baru dilanjutkan ke kantor gubernur Maluku. (MN-01)