MALUKUnews, Ambon: Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Ambon diperkirakan akan mulai diberlakukan usai lebaran idul fitri mendatang. Hal ini disampaikan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam keterangan persnya di balai kota, Rabu, dua hari lalu.

Kata Louhenapessy, pemerintah kota Ambon telah mengusulkan permohonan ke pemerintah provinsi Maluku untuk segera diberlakukanya PSBB di wilayahnya. Usulan Pemkot ini selanjutnya akan diproses Pemda Provinsi Maluku untuk selanjutnya diteruskan ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta.

Kata Louhnapessy, sebelum pemberlakukuan PSBB, pemerintah kota akan mengambil langkah dengan cara melakukan pembatasan pergerakan orang serta juga moda transportasi di wilayah kota Ambon, seperti kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah provinsi Maluku.

Usulan permohonan PSBB Pemkot Ambon kepada pemerintah provinsi Maluku sudah dilanjutkan ke Kementerian Kesehatan RI. Tim dari Kementerian. Selanjutnya tim dari kementerian datang ke Ambon untuk melakukan verifikasi, serta melihat kondisi wilayah terdampak Covid-19 dari dekat. “ Selanjutnya tim tersebut akan menentukan siap dan tidaknya kota Ambon untuk diberlakukan PSBB itu,” ujar Louhenapessy.

Louhenapessy memperkirakan permberlakukan PSBB di Kota Ambon ini baru akan dimulai usai lebaran Idul Fitri 1441 H. (Qin)