MALUKUnews, Ambon: Krisis air bersih mulai melanda Kota Ambon dalam beberapa minggu terakhir ini. Krisis air bersih ini terjadi diduga akibat musim kemarau yang terjadi satu bulan terakhir ini.

Ibu Sahju, yang tinggal di Kawasan Kebun Cengkeh, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, kepada Malukunews.co, Sabtu (01/02), mengaku, ia dan warga di sekitarnya cukup resah, karena sulit memperoleh air bersih. “ Sudah dua minggu ini air leding dari PDAM tidak mengalir. Bahkan kalau kami memesan mobil tangki air, mereka tidak mau melayani, karena alasan, mereka masih melayani banyak pesanan,” ujar Ibu Sahju.

Sama pula dengan keluhan, Ibu Chum, warga Gadihu, Kebun Cengkeh. Ia mengaku, sudah memesan mobil tangki air langgananya, namun empat hari kemudian baru bisa dilayani. Alasannya sama seperti ibu Sahju, jumlah pesanan mereka masih banyak. “ Kalau pesanan mobil tangki sulit bagini, lebih baik PDAM kasi jalan air jua,” pinta ibu Chum dengan khas dialeg Ambonnya.

Pantaun Malukunews.co, Sabtu, siang ini, terlihat banyak mobil tangki air tak henti berlalu-lalang untuk memenuhi permintaan masyarakat akan kebutuhan air bersih.

Bahkan, Malukunews.co mencoba menghampiri salah satu mobil tangki yang sedang melayani pesanan lagganannya di Kawasan Kebun Cengkeh untuk memesan air, namun kata sopir tersebut ia tidak bisa memenuhi permintaan Malukunews.co, karena jumlah pesanannya masih banyak harus ia layani. (Mar)