MALUKUnews, Ambon: Pesta orang basudara yang menhgadirkan ribuan masyarakat yang datang dari perbagai penjuru di Maluku, berlangsung di Lapangan Merdeka (Lapmer) Ambon, Jumat (28/06), malam.

Pesta orang basudara ini digelar Pemprov Maluku untuk merayakan pelantikan Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wakil Gubernur Barnabas Orno (BAILEO), yang sempat tertunda. Murad dan Barnabas Orno resmi dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada tanggal 24 April 2019 lalu.

Sebelumnya pada Jumat siang tadi, gubernur Maluku bersama pimpinan tokoh agama dan tokoh masyarakat serta aparat TNI Polri dan berbagai elemen warga lainnya juga menggelar deklarasi damai di kawasan Gong Perdamaian Dunia.

Deklarasi damai tersebut dilakukan hanya berselang sehari setelah Mahkama Konstitusi memutuskan hasil sengketa pilpres yang menolak seluruh gugatan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pantauan di lapangan, pesta orang basudara yang dibanjiri ribuan warga Ambon ini ikut dimeriahkan penampilan sejumlah artis lokal hingga artis ibu kota, seperti Judika. Gubernur Maluku Murad Ismail didampingi wakilnya, Baranabas Orno, ikut menyapa warga yang hadir sambil melambaikan tangan.

"Saya dan Pak Barnabas Orno sampaikan terima kasih kepada masyarakat Maluku karena telah percaya kami pimpin Maluku lima tahun ke depan," kata Murad di hadapan ribuan warga.

Lewat momen itu, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan bangun Maluku untuk menjadi lebih baik ke depan. "Saya ajak yang beda visi dan pilihan, kita bergandengan tangan, baku kele (bergandengan) ke depan. Maluku ke depan harus bisa sejajar dengan provinsi yang lain. Itu yang penting," pintanya.

Mantan komandan Korps Brimob Polri ini pun meminta dukungan warga agar membantunya membangun Maluku yang lebih maju lagi. "Di tangan saya, saya berjanji kita kembalikan hak kita. Kita sejajarkan Maluku dengan daerah lain. Saya minta dukungan agar bisa berjuang di pusat," tandasnya. (Qin/kompas.com)