MALUKUnews, Ambon: Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar bersam Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI. Agus Rohman menghadiri undangan silaturahmi bersama Pimpinan Lembaga Mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Senin (10/08).

Giat yang di gelar di Auditorium Unpatti turut dihadiri sejumah pejabat utama polda Maluku dan Pejabat Utama Kodam XVI Pattimura Diantaranya Dir Intelkam, Kabid Humas Polda Maluku. Sementara dari Kodam sendiri hadir As Intel Kodam XVI Pattimura, As Pers Kodam XVI Pattimura, As Ren Kodam XVI Pattimura dan As Ter Kodam XVI Pattimura.

Dari Universitas Pattimura hadir di antaranya Rektor Universitas Pattimura Prof Dr.M.J. Saptenno.S.H.Mhum, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr. Fredy Leiwakabessy., M.Pd, Wakil Rektor Bidang Umum & Keuangan Dr. Jantje Tjiptabudi.S.H., M.Hum, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan & Alumi Dr. Jusuf Madubun.,M.Si dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama & Sistem informasi., Dr. Muspida., M.Si.

Mengawali sambutannya, Rektor Universitas Pattimura Prof Dr.M.J. Saptenno.S.H.M.hum, mengatakan, jumlah mahasiswa di Unpatti saat ini berjumlah 23.000 orang. “ Dan jumlah dosen kami ada 10050 orang, terdiri dari 6 tenaga spesialis, S1 sebanyak 62 orang, S2 ada 673 orang, S3 ada 348 orang. Kampus dari berbagai suku, etnis, agama dan bahasa. “ Dengan alasan itulah kampus Unpatti ini kita berikan nama sebagai kampus "Orang Basudara," ujar Prof Dr.M.J. Saptenno dalam sambutannya itu.

Lanjut Kata, Prof Dr.M.J. Saptenno Kampus Universitas Pattimura sendiri dengan luas 43 hektar dan saat ini telah memiliki cabang di Kabupaten Pulau Aru, Provinsi Maluku yang luasnya 50 hektar terdiri 6 fakultas, dan di Moa Kabupaten MBD yang luasnya 45 hektar.

"Keberadaan kedua kampus ini sangat di dukung langsung oleh pemerintah Kabupaten serta membantu dengan keberadaan kampus di situ, dengan jumlah mahasiswa dari masing- masing Kapus berjumlah 3000 orang," ujarnya.

Selain itu, Lanjutnya, Lahan percobaan juga ada di pulau seram dengan luas lahan yang di bangun 540 Hektar di sana, itu adalah pemberian dari masyarakat setempat. Olehnya itu kami meminta dari pak Kapolda dan pangdam untuk keamanan aset aset negara ini karena di satu sisi sering tersaji demo karna mahasiswa adalah bagian dari negara ini untuk menyampaikan aspirasinya.

"Kami meminta dari dua pilar ini TNI - Polri untuk bersinergi dalam membangun bangsa dan negara lewat kampus ini," ucapnya.

Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman dihadapan impinan Lembaga Mahasiswa Universitas Pattimura membahas tentang penyebaran Virus Corona taua yang disebut dengan Covid-19. Dikatakan, bahwa Dampak dari covid 19 ini jadi terhambat dalam bidang perekonomian di Indonesia terutama di beberapa daerah.

"Tadi saya sebelum ke sini saya berbincang bersama bapak kapolda tentang keberadaan COVID-19 di Maluku ini. Di Ambon ini kemarin kita sudah bisa mendapat warna oranye sekarang kembali merah. Ini membuktikan bahwa harus diutamakan adalah kesadaran dari masyarakat Maluku secara keseluruhan," ujar Pangdam Agus Rohman.

Di kesempatan ini juga, lanjut Pangdam, menyampaikan tentang perekrutan calon anggota TNI dan yang di utamakan putra daerah, untuk menjadikan dia bagaimana prajurit terbaik dan handal, dan di pendidikan nanti ada pelajaran khusus yang akan di ajarkan untuk prajurit TNI sehingga bagaimana caranya dia kembali dan bertugas mengembang di masyarakat nanti.

Ditempat yang sama, Kapolda Maluku, Irjen Pol Baharudin Djafar dalam sambutannya, sendiri mengatakan, mengaku bangga dan bersyukur karena dapat menghadiri undangan silaturhami bersama Pimpinan Lembaga Mahasiswa Universitas Pattimura terlebih kegiatan ini turut dihadiri Pangdam XVI Pattimura.

"Sukur kita panjatkan kepada allah swt, dan yang paling terpenting juga kita harus mensyukuri juga Rektor Unpati ini bisa menghadirkan bapak pangdam XVI Pattimura untuk hadir secara bersamaan dan ini bukan serba kebetulan," ujar Kapolda Baharudin Djafar.

Lanjut Kapolda, di tempat ini saya mau menyampaikan di dalam kehidupan kita ini ada 2 hal yang sangat penting, yaitu jasad dan Ruh. Menurut Kapolda, dua hal ini harus harus di beri nafkah.

"Kalau jasad di beri makan dari tanah akan dan akan kembali ke tanah. Sedangkan ruh itu nafkahnya adalah iman dan ruh itu juga akan kembali ke langit di suatu saat nanti. Hal ini yang harus terus kita bawah dalam kehidupan kita," Kata Kapolda.

Seperti biasa Kapolda membicarakan tentang ajaran umat kristiani tentang Isa Al-Masih memberi makan 5000 orang dengan 5 roti dan 2 ikan dan sisanya 12 bakul.

"Ini adalah sebuah gambaran dan motivasi bagi para mahasiswa untuk bagaimana dengan membangun dirinya lewat keagamaan. Serta hal hal yang baik yang di arahkan dari ajaran agamanya itu sendiri serta bagaimana caranya mengahadapi kenyataan hidup saat ini," ucap Kapolda. (Red)