MALUKUnews, Ambon: Seorang warga asal Bekasi dirawat di RSUD dr. M. Haulussy, Kota Ambon pada Minggu (15/03) malam. Ia dirawat dengan gejala suspect corona dan masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

"Warga asal Bekasi tersebut masih dirawat di ruang evaluasi RSUD Haulussy. Ia belum diperbolehkan pulang karena harus menunggu hasil uji sampel dari dari Laboratorium Kesehatan Kemenkes," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Maluku, Kasrul Selang, di Ambon, Selasa (17/3).

Kasrul yang juga Sekda Maluku menyatakan telah mengecek pimpinan RSUD Haulussy pada Selasa sore dan memastikan warga tersebut masih dirawat. "Mudah-mudahan besok hasil uji sampelnya sudah ada. Jika tidak terbukti terkena virus corona maka warga tersebut akan dipulangkan," ujarnya.

Warga Bekasi tersebut tiba di Kota Ambon pada Ahad bersama sejumlah rekannya dalam rangka kerja dan menginap di hotel Amaris di kawasan Ponogoro. Ia dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Haulussy pada Ahad (15/3) malam dengan gejala panas tinggi dan flu seperti gejala suspect corona. Tetapi berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi ternyata negatif.

Kasrul mengakui informasi warga dirujuk ke RSUD dengan gejala suspect corona pada Minggu (15/3) malam cepat merebak sehingga menimbulkan kepanikan dan ketakutan di masyarakat. "Saya mengimbau warga untuk tidak panik dan takut, mengingat sampai saat ini belum ditemukan warga yang dirawat karena terinveksi virus corona," tambahnya.

Warga juga diminta untuk tidak banyak beraktivitas di luar rumah dan tidak mendatangi pusat-pusat keramaian atau kerumunan orang. Selain itu memproteksi diri dengan kerap cuci tangan dengan sabun, konsumsi gizi seimbang, olahraga teratur, istirahat cukup, berpikir positif dengan mengelola tingkat stres. (republika.co.id)