MALUKUnews, Ambon: Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI) bersama TNI, LIPI, mahasiswa dan sejumlah elemen pemerhati lingkungan, menggelar aksi bersih pantai di Desa Poka, Kota Ambon, Sabtu (09/11), pagi.

Aksi bersih pantai ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan ISOI di pertemuan ilmiah tahunannya ke XVI yang berlangsung di Ambon, kemarin.

Kegiatan bersih-bersih pantai ini dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Ambon, Syarif Hedler.

Dalam sambutannya Hadler mengatakan, mengatakan, kegiatan bersih pantai yang dilakukan ISOI bersama TNI, LIPI, mahasiswa dan beberapa elemen pemerhati lingkungan ini sangat postif.

Pasalnya, kata Hadler, mengingat kondisi lingkungan di Kota Ambon saat ini, terutama lingkungan pantai yang ada di kawasan Teluk Ambon, kondisinya sangat memprihatinkan. Hal ini dikarenakan banyak tumpukan sampah yang terlihat di bibir pantai. “ Ini berdampak sekali untuk kita semua, terutama kepada masyarakat yang tinggalnya di daerah-daerah pesisir pantai itu,” ujar Wawali dalam sambutannya itu.

Jumlah peserta dalam aksi bersih pantai ini lebih dari 200 orang.

Hasil sampah yang terkumpul ini berbobot tiga ton, yang hanya dibersihkan dalam waktu dua jam saja.

Sampah-sampah yang telah diangkat dari pesisir pantai dan aliran sungai ini, selanjutnya akan dibuang ke penampungan akhir untuk di daur ulang. (Ait)