MALUKUnews, Ambon: Menghadapi era globalisasi saat ini, ancaman tidak hanya berasal dari aspek militer dan fisik semata, melainkan juga datang dari ancaman non militer dan non fisik salah satunya adalah ancaman dunia maya yang disebut dengan peperangan siber atau cyber war.

Untuk mengjadapi perang dunia maya itu, Pangakalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX, sejak dini harus mempersiapkan diri untuk masuk dikompetisi global itu.

Persiapan dan penguatan diri itu ditunjukan dengan mengikuti sosialisasi siber dan pengamanan bagi jajaran Lantamal IX Ambon. Sosialisasi ini dilakukan tim siber Dispamal yang betempat di gedung Manggala Loka Lantamal IX, Selasa, (05/11).

Tim Sosialisasi siiber dan Pengamanan TNI AL Kalabpamsisjar terdiri dari Kolonel Laut (E) HA. Danang Rimbawa, S.Si, M.T., Kasi Sutmar Dispamal Letkol Laut (E) Agusthinus Eliaser, M.Tr. Hanla, M.T., Kasi Lidla Dispamal Mayor laut (P) Dedi Andriyanto, S.H., Kasubsilabkatras Mayor Laut (E) Cornelis Dehocman, S. Kom., Paur Gulih Lettu Laut (KH) Deni E. S.

Komandan Lantamal IX, Laksmana Pertama TNI Budi Purwanto S.T., M.M., dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim siber ini. Dalam perkembangan teknologi informasi saat ini banyak sekali kejahatan dalam dunia internet atau yang disebut dengan Cybercrime.

Dalam menghadapi tantangan perubahan zaman pola intelijen klasik berupa human intelijen semata sudah tidak bisa mengirim catatan perkembangan zaman oleh karena itu pula intelijen saat ini adalah menggunakan media siber atau yang disebut Cyber Intelijen.

Pergeseran ini terjadi akibat penggunaan teknologi informasi yang masif khususnya internet dan media sosial keadaan ini menyebabkan informasi lebih banyak beredar di internet contohnya penggunaan facebook, whatsapp, twitter dan medsos lainnya. (Red)