MALUKUnews, Ambon: Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease terus meningkatkan sosialisasi bagi pengendara sepeda motor khususnya bagi para siswa akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Bintang Juliana kepada wartawan di Kantor polres Ambon, Kamis (19/09), mengatakan sosialisasi akan difokuskan kepada siswa di sekolah-sekolah di Ambon lantaran, kebanyakan dari korban kecelakaan di jalan raya di Ambon selama ini berusia remaja dan umumnya anak sekolah. "Banyak yang mengalami kecelakaan di jalan raya selama ini umumnya didominasi oleh remaja mulai dari usia 16 sampai 20 tahun,"kata Bintang.

Dia mengungkapkan, sosialisasi dilakukan kepada siswa agar para siswa dapat memahami pentingnya keselamatan diri di jalan raya. Dia juga mengakui, jika banyak dari para siswa yang mengendarai sepeda motor tidak memiliki SIM dan selalu ugal-ugalan di jalan raya.

"Banyak dari para siswa di kota Ambon tidak memiliki SIM, ada yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor, ini sasaran kita untuk memberi pemahaman kepada mereka,"ujarnya.

Menurut Kapolres, pihaknya sudah berkoordinasi dan melayangkan surat kepada sejumlah sekolah di Ambon, pihak sekolah pun telah merespon rencana tersebut."Jadi kita sudah layangkan surat dan berkoordinasi dengan sekolah, dalam minggu ini juga kita mulai sosialisasi lagi,"ungkapnya.

Sebelumnya, beberapa pekan lalu, polisi juga menggelar razia terhadap pengendara sepeda motor dibawa umur dan melakukan sosialisasi yang sama di sejumlah sekolah di Ambon. Kapolres mengakui, hal ini dilakukan untuk menertibkan dan mengantisipasi tingginya tingkat kecelakaan terhadap siswa di jalan. (PT)