MAMLUKUnews, Ambon: ‘Pasukan Kuning’ yang merupakan para pembersih jalan raya di Kota Ambon mengeluh soal kinerja PT. Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Pasalnya setiap bulannya upah mereka dipotong untuk PT. Jamsostek dengan alasan supaya saat terjadi kecelakaan kerja mereka dapat dilayani. Namun sayangnya, kenyataannya lain, mereka jika ke rumah sakit mupun ke Puskesmas tetap dipung biaya padahal mereka sakit karena kecelakaan kerja.

“Kami sangat kesal sekali dengan PT. Jamsostek Ambon, mereka terkesan menipu kami. Setiap bulan kami tidak pernah mendapatkan upah penuh, karena langsung dipotong. Padahal total upah kami para pembersih jalan hanya enam ratus ribu rupiah yang dibagi menjadi dua dan diterima setiap dua minggu sekali. Upah kami Rp. 300 ribu dipotong Rp.12.500/ orang dan sisanya Rp. 287.500. Itupun kalau mau dibilang tidak cukup untuk kebutuhan hidup kami sehari-hari,” ujar salah satu pekerja saat ditemui sedang membersihkan jalan pada salah satu ruas jalan di kota ini yang minta namanya dirahasiakan.

Menurutnya, lebih baik semua uang yang pernah diberikan atau dipotong oleh pihak PT.Jamsostek itu dikembalikan saja. “Sampai saat inipun pihak PT. Jamsostek tidak pernah mengatakan kepada kami, uang itu dipakai untuk apa,” katanya.

Sementara Dinas Kebersihan Kota Ambon yang merupakan Koordinator bagi para para penggerak kebersihan kota ini, diminta untuk segera mengambil jalan keluar sehingga persoalan ini dapat secepatnya diselesaikan. (Eda)