MALUKUnews, Ambon: Dua kubu pendukung pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla saling mengklaim akan memenangkan Pilpres di Maluku pada 9 Juli mendatang.

Berbagai strategi dan mesin partai koalisi akan digerakan semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Zeth Sahuburua yang dihubungi melalui telepon selulernya, tadi malam mengatakan, Partai Golkar telah memutuskan untuk mendukung pasangan Prabowo-Hatta, dan langkah-langkah pemenangan akan dioperasionalkan secara bersama oleh partai koalisi.

“Keputusan mendukung dan mengusung pasangan Prabowo-Hatta telah dipertimbangkan secara matang, sehingga ini merupakan keputusan bersama. dan pasangan ini merupakan pasangan yang layak menjadi pemimpin bangsa,” ujar Sahuburua.

Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Maluku, Muhammad Taha Latar melalui telepon selulernya juga menegaskan, partai-partai koalisi baik Gerindra, PPP, PAN, PKS, PBB dan Golkar telah bersepakat untuk mengusung Prabowo-Hatta dan akan bersama mempersiapkan strategi untuk memenangkan pasangan ini.

Dikatakan, PAN dan partai-partai koalisi akan bekerja optimal untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta.

Ia yakin pasangan ini akan menang di Maluku, dan secara nasional.

Juga Klaim Menang

Kubu partai pengusung pasangan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) juga mengklaim akan memenangkan pertarungan di Maluku.

Wakil Ketua DPD Bidang OKK PDIP Maluku, Lucky Wattimury mengatakan, PDIP dan partai koalisi memutuskan untuk mengusung Jokowi-JK menjadi capres-cawapres karena berdasarkan pilihan rakyat.

“Kita tahu yang menentukan siapa yang menjadi presiden dan wakil presiden pada pilpres nanti bukan dari pimpinan partai, tetapi adalah pilihan masyarakat sehingga kami yakin pasangan capres dan cawapres yang diusung PDIP bersama dengan partai koalisi dapat memenangkan pilpres di Maluku,” ujar Wattimury ketika dihubungi Siwalima, melalui telepon selulernya tadi malam.

Wattimury mengungkapkan, PDIP akan menggelar rapat kerja di Kota Ambon pada 23 Mei untuk membicarakan langkah partai memenangkan Jokowi-JK.

“Rakor bidang organisasi ini bertujuan untuk mematangkan persiapan pemenangan pasangan capres-cawapres,” tandasnya.

Ia juga mengatakan, JK merupakan pasangan yang tepat untuk disandingkan dengan Jokowi, karena JK memiliki pengalaman di bidang birokrasi, kemasyarakatan dan ekonomi.

“Kekurangan yang ada pada pak Jokowi akan tutupi dengan kemampuan yang dimiliki oleh JK, sehingga membuat pasangan ini serasi dan sudah tentu akan mendapat simpati dari masyarakat Maluku,” kata Wattimury.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Maluku, Hamdani Laturua melalui telepon selulernya, juga mengungkapkan, Partai Nasdem dan partai-partai pengusung akan bekerja maksimal untuk memenangkan Jokowi-JK di Maluku.

“Bapilu Pusat telah instruksikan untuk benahi struktur dan membangun kerjasama dengan partai-partai koalisi pengusung Jokowi-JK,” ujarnya.

Ia optimis pasangan Jokowi-JK yang diusung oleh PDIP, Partai Nasdem, Partai Hanura dan PKB akan keluar sebagai pemenang dalam pilpres. “Telah diinstruksikan agar seluruh DPW-DPW Nasdem di Indonesia untuk mengamankan keputusan partai memenankan pasangan Jokowi-JK,” tandas Laturua.

Deklarasi capres dan cawapres Prabowo-Hatta yang diusung oleh koalisi Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS, Partai Golkar dan PBB berlangsung di rumah Polonia, Jakarta Timur Senin (19/5). Hari ini, pasangan ini akan didaftarkan ke KPU .

Sementara pasangan Jokowi-JK yang diusung empat partai yaitu PDIP, Partai Nasdem, PKB, dan Partai Hanura telah didafarkan ke KPU kemarin, setelah sebelumnya dilakukan deklarasi yang berlangsung di Gedung Joang ’45, Jakarta Pusat.

(Sumber: siwalima)