MALUKUnews, Ambon: Peran media massa baik online, media cetak dan elektronik sangat dibutuhkan dewasa ini untuk membantu mengentaskan penanggulangan kemiskinan di Maluku. Media masa secara terbuka sangat cepat memberikan informasi kepada publik dalam upaya mengatasi kemiskinan di daerah ini. Demikian kata M.Tomy Pattipeilohy saat memberikan paparan materi dalam Wrokshop media yang dilaksanakan di Amaris Hotel, (02/9).

Menurut Pattipeilohy, media mestinya memberikan upaya menyelesaikan persoalan kemiskinan di Maluku, karena media sebagai mitra pemerintah mempunyai tanggungjawab yang sama dengan Pemerintah Daerah. "Saya rasa media punya peranan penting dalam uapaya penanggulangan kemiskinan di Maluku, karena media selaku mitra pemerintah juga punya tanggungjawab yang sama, hal ini yang mesti digaris bawahi. Dengan begitu diharapkan media mampu mengemas sebuah berita sehingga dapat diterima oleh masyarakat dengan baik," ujar Patipeilohy.

Wrokshop yang digagas oleh PNPM Mandiri ini diharapkan dapat melakukan kerjasama yang baik dengan pers di Maluku. Sehingga apapun yang dilakukan PNPM Mandiri sebagai bagian dalam proses penanggulangan kemiskinan dapat dikawal oleh media. Hal ini dimaksudkan agar publik tidak lagi berpikiran negatif dengan tindakan yang dilakukan oleh PNPPM Mandiri.

"Seringkali yang terjadi di masyarakat, bahwa setiap ada proyek pemerintah maupun swasta yang masuk, selalu berpikiran negatif. Karena anggaran yang dipakai baik lewat APBD Maupun APBN selalu tidak sesuai. Yang dianggarkan ratusan juta yang teralisasi hanya puluhan juta sedangkan sisanya entah kemana," ungkap Pattipeilohy. (Eda)