MALUKUnews, Ambon: Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengelar press release terkait keberhasilannya mengungkap pelaku tindak pidana narkoba yang bertempat di Mapolresta, Jumat (20/03).

Press Release dipimpin Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol Leo. S. N. Simatupang, S.Ik., didampingi Kepala Satreskrim Polresta Ambon AKP Gilang Prasetya, Kasat Resnarkoba, AKP Jufri Jawa, Kasubaghumas Iptu Julkisno Kaisupy bersama sejumlah awak media yang ada di wilayah hukum Polresta Ambon.

Selain itu, menghadirkan enam pelaku tersangka pengedar narkoba yang menjual narkotika di wilayah Kota Ambon. Penangkapan dilakukan berdasarkan lima LP dari berbagai laporan yang diterima dari TKP dan modus-modus yang berbeda-beda.

"Mereka bukan satu komplotan, mereka bekerja sendiri-sendiri. Kemudian juga ada satu LP terdapat 2 orang dan LP yang lain sendiri-sendiri,"ujar Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kombes Pol, Leo. S. N. Simatupang, S.Ik.

Simatupang mengungkapkan pengedar narkoba berinisial IK dan BW, AS, YP, SJ, AHM. Serta barang bukti (BB) yaitu IK dan BW alamat galunggung, keduanya ditangkap pada, Senin (2/3/2020) di depan pabrik Roti Sarinda. Polisi berhasil mengamankan dua paket sabu dengan berat 0,37 gram.

Selanjutnya, YP alamat Benteng ditangkap pada, Rabu (4/3/2020) di kawasan Pohon Pule depan Warnet Metro. Barang bukti 1 plastik bening berisi penggalan sabu dengan berat 0,15 gram. Serta AHM alamat Skip, ditangkap pada Rabu (4/3/2020) depan Kantor FIF, Kecamatan Sirimau barang bukti berupa 6 plastik bening ukuran kecil berisikan sabu.

Selanjutnya HS alamat Kebun Cengkeh ditangkap pada, Rabu (4/3/2020) di Galunggung depan ATM BNI samping SMA N 11 Ambon, barang bukti berupa 14 plastik bening ukuran kecil dan 2 plastik bening ukuran sedang.

Kemudian juga, SJ alamat kawasan Jalan Baru ditangkap pada Kamis (12/3/2020) di tempat kos-kosan dengan barang berupa satu paket sabu dengan berat 0,12 gram.

Simatupang menambahkan narkotika jenis sabu ini dibeli tersangka dari luar daerah Maluku. “Untuk jumlah Barang Bukti (BB) yang diamankan sebanyak 14, 63 gram, kemudian barang tersebut mereka kirim dari luar menggunakan kapal laut, ”Kata Simatupang.

Tersangka dikenakan pasal Pasal 112 dan pasal 114, tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sementara itu, Satresnarkoba Polresta Ambon selama sebulan telah berhasil meringkus enam tersangka narkoba dengan lima kasus yang berbeda. (Nona)