MALUKUnews, Ambon: Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Maluku, Kasrul Selang, mendorong seluruh komponen Pemuda di Maluku agar secara bersama memperjuangkan Maluku sebagai Provinsi Kepulauan. Penegasan ini disampikan Selang saat membarikan sambutan pada acara refleksi sumpah pemuda yang diadakan oleh kompenen pemuda Maluku, yang berlangsung di monumen gong perdamaian dunia di Ambon Senin (28/10), malam.

Dalam pernyataannya, Selang mengatakan, Pemda Maluku sangat mengapresiasi refleksi hari sumpah pemuda ini. Pemuda Maluku harus meperjuangkan Maluku menjadi provinsi kepulauan. Karena luas laut Maluku itu lebih besar, 93 persen dari luas daratan. “ Pemuda Maluku harus memperjuangkan Maluku menjadi provinsi kepulauan sehingga Maluku bisa sejahtera,” ujar Selang dalam sambutannya itu.

Kata Selang, Maluku dan tujuh provinsi lainnya di Indonesia saat ini juga sedang giat-giatnya memperjungkan undang-undang kepualauan ke pemerintah pusat. Hal ini juga harus didukung oleh seluruh komponen pemuda pula. “ Bayangkan saja, Maluku setiap tahunnya hanya mendapat kucuran dana APBN Rp. 2, 7 triliun saja, dibandingkan dengan provinsi Banten yang mendapat jatah APBN setiap tahunnnya mencapai Rp. 9 triliun. Padahal luas wilayah provinsi Banten itu umumnya lebih kecil dari Maluku,” ujar Selang.

Untuk diketahui, kucuran besar-kecilnya dana APBN ke daerah itu dihitung dari besar kecilnya luas daratan suatu wilayah provinsi itu. Jadi kenapa APBN Provinsi Banten itu lebih besar dari provinsi Maluku, karena luas wilayah daratan Provinsi Banten itu lebih besar.

Sebaliknya, luas wilayah laut Provinsi Banten itu lebih kecil dari luas wialyah laut provinsi Maluku. Jadi kenapa jatah APBN untuk provinsi Maluku itu kecil, karena yang dihitung itu bukan luas lautan tapi luas daratan.

Jadi solusinya adalah, harus diperjuangkan UU Kepulauan, agar kucuran dana APBN untuk provinsi Maluku nanti bisa dihitung berdasarkan luas laut Maluku, sehingga APBN untuk provinsi Maluku pun bisa meningkat. (Qin)