MALUKUnews, Ambon: Kapolda Maluku Brigjen Pol. Drs. Muktiono, SH, MH mengatakan, dalam mengamankan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Sabtu 14 Desember, besok), Kepolisian Daerah telah menyiapkan pasukan cadangan.

“Pasukan cadangan ini dipersiapkan guna mengantisipasi kekurangan personil di lapangan, selain itu juga dipersiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang nantinya terjadi pada pelaksanaan pemilihan,” ujar Muktiono dalam konferensi pers yang berlangsung di ruang rapat lantai II kantor Gubernur Maluku, Jumat (13/12).

Dalam mengamankan pemilihan, Kata Muktiono pihaknya sudah menurunkan 4 ribu personil gabungan, dan dibantu dari TNI dengan menurunkan seribu personil yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota.

Orang nomor satu di Polda Maluku ini mengungkapkan, dalam mengamakan Pilkada pihaknya juga mendapat bantuan pengamanan dari Markas Besar (Mabes) 2 SKK Brimob.

“Untuk mengamankan jalannya pemilihan di setiap TPS, kami sudah menempatkan pasukan di semua TPS yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota. Dimana hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang nantinya terjadi di setiap TPS,” jelasnya.

Ditanya mengenai informasi nganguan keamanan yang akan terjadi pada pelaksanaan pemilihan, dirinya mengungakapkan pihaknya sudah mengelola ninformasi sehingga tidak terjadi nganguan keamanan. Dimana jika terjadi hal tersebut maka kami akan menindak secara tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu Pangdam XVI Pattimura Eko Wiratmoko, pihaknya akan selalu memback-up Polda Maluku dalam mengamankan pemilihan. Hal ini dilakukan agar pemilihan dapat berjalan dengan aman, lancar dan berkualitas. Dirinya mengharapkan kepada masyarakat agar tidak mudah untuk terprovokasi dalam berbagai isu-isu yang saat ini berkembang di masyarakat.

Hal yang serupa juga dikatakan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon, Laksma TNI Asep Burhanudin, dimana pihaknya akan Memback-up Polda Maluku dalam mengamankan jalannya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Menurutnya, hal ini sudah menjadi kebijakan kami sebagai aparatur negara dalam menjalankan pesta demokrasi lima tahunan ini. (Shella)