MALUKUnews.co, Ambon: Kota Ambon kini telah ditetapkan menjadi zona kuning Covid-19. Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, menghimbau semua pihak, supaya jangan euphoria, stop euphoria, dengan Ambon masuk zona kuning penyebaran Covid-19 itu.

“Walaupun kita sudah dalam Zona Kuning, saya minta jangan euforia dengan kondisi ini. Kita harus tetap ikhtiar,“ ujar Walikota Ambon, Richard Louhenapessy yang dilansir salah satu media di Ambon, Senin (10/05).

Kata Louhenapessy, semua pihak harus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap diri dari penularan Corona, walaupun zonasi Kota Ambon telah Kuning.

“Kita tidak boleh lengah. Kalau kita lengah, otomatis itu sangat berdampak besar terhadap Kota Ambon. Saya selalu tekankan untuk tetap hati-hati, dan taati Protokol Kesehatan,“ ungkapnya.

Lebih lanjut, Richard mengatakan, walaupun telah masuk dalam Zona Kuning, namun itu bukan berarti segala sesuatu yang dilakukan di Kota Ambon bisa berjalan normal seperti biasa. “Memang sudah Zona Kuning, namun belum normal.

Misalnya fasilitas umum di Mall-mall, kalau diijinkan beroperasi maka pertimbangannya, tetap pada skala prioritas penerapan Protokol Kesehatan, “ jelasnya. Richard menambahkan, terkait dengan kabar akan dibukanya kembali tempat karaoke pasca lebaran Idul Fitri 2021, Pemerintah Kota Ambon bakal memberikan ijin dengan syarat penerapan Protokol Kesehatan ketat.

“Ada permintaan dari pemilik usaha tempat karaoke, kita akan ijinkan, asalkan mereka mampu menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat. Sebab, saat ini kita sudah harus berhati-hati, agar target menuju Zona Hijau dapat terealisasi, “ tutupnya. (MN/kabartimurnews.com)