MALUKUnews, Ambon: Penjabat Gubernur Maluku Saut Situmorang mengungkapkan Pemilihan putaran Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku tetap berjalan.

“Keputusan ini atas kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Maluku, KPUD, TNI/Polri,” ujar Situmorang dalam konfrenhsi pers yang berlangsung di ruang rapat lantai II kantor Gubernur Maluku, Jumat (13/12).

Orang nomor satu di Maluku ini, mengatakan dari hasil rapat koordinasi yang berlangsung di lantai VI kantor Gubernur Maluku ada beberapa catatan yakni KPU dan Bawaslu melaksanakan tugas sesuai peraturan agar proses pelaksanaan poengumutan suara berjalan aman, lancar dan berkualitas, serta pelaksanaan dilakukan secara independen serta profesional.

“Sesuai amanat konstitusi kemudian dicabarakan dalam undang-undang penyelenggara pemilihan umum harus bersikap independen. Olehnya itu KPU, Bawaslu, Panwaslu tidak boleh berpihak pada kepentingan atau kelompok pasangan calon manapun,” tandasnya.

Selain itu, ketika ada proses hukum dari proses politik posisi pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD tidak akan intervensi, mengingat hal tersebut merupakan rana dari KPU. Pemerintah Provinsi Maluku tetap taat dan konsisten dengan penugasan yang diamantkan oleh peraturan perundang-undangan yaitu menyediakan biaya guna penyelenggaraan pilkada, menfasilitasi proses pilkada guna kelancaran sepanjang permintaan dari penyelenggara negara. Mengingat Perda APBD dan APBD-P 2013 sudah secara tegas mengalokasikan untuk menyelenggarakan pilkada sesuai amanat UU 32 tahun 2004.

DPRD adalah unsur penyelenggara pemerintahan daerah perda tentang APBD dan APBD-P disusun dan ditetapkan besama antara Pemerntah provinsi dan DPRD.

Seluruh tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh perempuan, dan seluruh komponenen masyarakat Maluku wajib bahu membahu dengan aparat keamanan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan kedamaian masyarakat Maluku.

Mentri Dalam Negeri (Mendagri) telah merespons surat nomor 100/294/XII/2013 tertanggal 5 Desember 2013, Perihal permohonan penetapan hari libur pengumutan suara pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku puyartar ke-II.

Respons tersebut dengan surat nomor 270-7239 tahun 2013 tentang penetapan hari pengumutan suatrav pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur MNaluku putaran keduasebagai hari yang diliburkan di Maluku. Sedangkan penetapan hari Sabtu 14 Desember 2013 yang ditetapkan oleh KPU sebagai hari dan tanggal pelaksanaan pengumutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Dirinya mengharapkan kepada masyarakat agar dapat berpartisipasi dengan menentukan pilihannya masing-masing, bukan atas dasar desakan dari pihak lain. (Shella)