MALUKUnews, Ambon: Petugas kesehatan hari ini, Minggu (05/04), mulai melakukan pelacakan ‘tracking’ atas jejak seorang nenek di Ambon yang dilaporkan terinfeksi virus corona atau Covid-19 itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meykel Pontoh, yang dihubungi Malukunews.co via ponselnya, Minggu, pagi, mengatakan, ia telah perintahkan petugas puskesmas yang berada di wilayah tempat tinggal nenek tersebut untuk melakukan tracking. Identitas nenek tersebut masih tetap dirahasiakan.

Untuk diketahui, Nenek yang berusia 74 tahun yang terifekasi virus corona itu, saat ini sedang dirawat di RS. Latumeten Ambon.

“ Kita akan menelusuri/pelacakan jejak nenek yang sudah terinfeksi itu. Artinya ia sudah melakukan aktifitas sekembalinya dari Makassar itu dimana saja, atau sudah berinteraksi dengan siapa-siapa saja. Ini yang kita telusuri guna mencegah menularnya virus ini lebih luas,” ujar Pontoh.

Pontoh pun bercerita, pada saat seorang warga Bekasi saat itu ketahuan terinfekasi virus corona, pihaknya juga melakukan tracking yang sama dan berhasil menemukan 102 orang. Itu pun warga Bekasi itu hanya berada di Ambon dua hari saja. “ Apalagi nenek yang terinfeksi corona ini adalah warga Ambon sendiri, dan sudah dua minggu berada di Ambon. Ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama saat ini,” ujarnya.

Pontoh pun berharap, supaya masyarakat bisa mendengar himbauan pemerintah. Yaitu untuk tidak keluar rumah. Masyarakat harus berdiam di rumah saja, agar terhindar dari virus corona. “ Boleh saja masyarakat keluar rumah jika ada urusan penting yang mendadak. Tapi ingat, tetap menjaga jarak jika bertemu satu sama lain,” tegas Pontoh. (Qin)