MALUKUnews, Ambon: Sekelompok pemuda asal Pulau Seram, Maluku, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku yang berada di kawasan Karang Panjang, Kota Ambon, Kamis (27/02) siang.

Dalam aksinya, mereka mendesak DPRD Maluku supaya menekan Pemda Maluku, dalam hal ini dinas kehutanan Provinsi Maluku agar dapat melihat dan menyelesaikan persoalan pembalakan hutan adat di Desa Sabuai, Kecamatan Siwalalat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Seperti diketahui, bahwa akibat protes 26 warga Sabuai di wilayah hutan adat beberapa waktu lalu,. Mereka pun ditangkap aparat kepolisian. Namun hingga saat ini 24 di antaranya sudah dilepas dan 2 lainnya masih ditahan Polsek Werinama. (Ait)