MALUKUnews, Bula: Kejaksaan Negeri (Kejari) Seram Bagian Timur (SBT) menyita/menarik delapan unit mobil dinas milik Pemda SBT, (17/03).

Penarikan ataupun penyitaan mobil dinas itu dari delapan orang mantan pejabat Pemda. Penyitaan ini dilakukan karena alasan, bahwa kedelapan mantan pejabat itu tidak berhak lagi menguasai mobil dinas itu.

"Saya tidak bisa sebutkan nama delapan orang mantan pejabat yang mobilnya ditarik itu,” ujar salah satu pegawai Kejari SBT yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Kata pegawai kejari itu, proses penarikan atau penitaan mobil dinas ini sudah dilakukan sejak tahun 2014 hingga 2019 lalu. " Mobil-mobil ini ditarik atau disita karena dibeli dengan uang negara tapi tidak digunakan sesuai peuntukannya," ujarnya.

Selanjutnya pihak Kejari nantinya akan melakukan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) SBT, Sarif Makmur, untuk membijaki mobil dinas yang sudah disita itu. (Sofyan)