MALUKUnews, Ambon: Petugas PLN Rayon Bula, Seram Bagian Timur (SBT) telah memutus aliran listrik di deretan lampu penerangan jalan akibat Pemda SBT sudah tiga bulan tidak membayar iuran listrik.

Akibatnya lampu jalan yang ada disepanjang jalan protokol Kota Bula kini tidak bisa lagi berfungsi, karena jaringan listriknya telah diputus.

PLT Kepala Disnkertrans SBT, MS. Buyung Rumasoreng, seperti dikutif dari rru.co.id, Rabu (11/03), membenarkan adanya pemutusan itu. Ia mengaku, pihak Pemda mengakui, bahwa pihaknya belum membayar tunggakan tersebut lantaran dana untuk iuran itu kini tidak lagi dianggarkan. “ Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Pemda melalui APBD selalu megalokasi dana untuk pembayaran iuran listrik itu dengan rincian lebih kurang delapan belas juta rupiah setiap bulannya,” ujarnya.

Kebijakan pemutusan aliran listrik oleh PLN ini juga telah laporkan ke Sekretaris Daerah (Sekda) serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan & Asset Daerah.

Buyung berharap, akan ada kebijakan revisi terhadap DPA milik dinasnya itu sehingga dengan begitu problem tunggakan iuran tersebut dapat secepatnya diselesaikan. (Qin)