MALUKUnews, Bula: Aksi unjuk rasa para pemuda yang tergabung dalam Forum Pemuda Mahasiswa Pulau Panjang di Kantor Bupati Seram Bagian Timur (SBT), ricuh, Selasa (17/12), siang.

Reporter Malukunews.co, Sofyan Chastell, yang meliput langsung aksi itu melaporkan, kericuhan itu terjadi akibat Kordinator Lapangan (Korlap), Muhammad Aswan Kelian, mengambil langkah untuk membakar ban mobil bekas di depan kantor kantor bupati namun dihalau aparat keamanan.

Adu mulut pun terjadi antara pendemo dan pihak kepolisian. Pendomo bersih keras mau membakar ban, namun aparat keamanan menolak. Aksi saling kejar-kejaran pun terjadi antar keduanya, sehingga menyebabkan suasana menjadi ricuh.

Untuk diketahui, aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap bupati yang dinilai tidak peduli dengan masalah pendidikan yang ada di Kecamatan Pulau Panjang.

SMA Negeri 3 Pulau Panjang misalnya, siswanya dibiarkan terlantar kurang lebih satu bulan, karena para guru tidak masuh sekolah. (Qin)