MALUKUnews, Ambon: Masyaarkat Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), melakukan aksi blokir jalan lintas Huamual. Aksi ini berlangsung, Kamis (19/03), pagi.

Babinsa Iha dan Petuanan, Serma Dulhamid H. Putuhena, yang hubungi membenarkan peristiwa ini.

Kata Putuhena, aksi ini dilakukan warga sebagaai bentuk protes. Dimana pada saat patroli aparat gabungan TNI-Polri di areal hatu tembaga di Huamual, Rabu (08/03), kemarin, telah menangkap seorang warga Dusun Hulung yang berinisial M.S.

M.S saat itu ditangkap bersama barang buktinya berupa material batu cinabar. M.S kemudian dibawah ke Maposek Huamual untuk diproses lebih lanjut.

Untuk diketahui, penambangan cibanar ini memang telah dinyatakan ditutup, dan pemerintah pun melarang warga untuk tidak melakukan aktifitas di areal pertambangan rakyat tersebut.

Akibat pemblokiran jalan itu, arus lalu-lintas dari Kecamatan Huamual ke Ibu Kota SBB di Piru, maupun sebaliknya menjadi lumpuh.

Pantauan Malukunews.co, Kamis, pagi, jalan tersebut masih diblokir dengan cara pengecoran batu di tengah jalan. " Saya terus berusaha melakukan koordinasi dengan warga, tapi belum berhasil juga,” ujar Babinsa Putuhena. (War)