MALUKUnews, Ambon: Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, meminta masyarakat untuk menjaga persatuan bangsa. Hal itu disampaikan dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan di Negeri Kaitetu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (08/08).

"Sebagai warga negara, kita wajib menjaga persatuan. Karena dengan persatuan kita akan kuat dan solid," kata Saadiah.

Menurut Anggota Komisi VII DPR RI tersebut, perbedaan harusnya tidak menjadi alasan terjadinya perpecahan. Justeru perbedaan bisa mengajak sesama anak bangsa untuk saling mengisi dalam kehidupan sosial.

"Perbedaan itu anugerah. Jadi jangan jadi sumber perpecahan tapi jadikan sebagai semangat untuk berkolaborasi," ungkap Saadiah.

Salah satu tantangan internal kebangsaan, lanjut Saadiah, yakni munculnya fanatisme kesukuan atau kedaerahan. "Fanatisme dan primordialisme dalam kadar tertentu dapat memicu terjadinya perpecahan," pungkasnya.

Uluputty menegaskan, empat pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan landasan yang apabila diterapkan akan menjamin terwujudnya kebersamaan dalam hidup bernegara.

Dia juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan kreatifitas agar disibukan dengan aktifitas yang bermanfaat. "Bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak muda harus punya kegiatan-kegiatan positif supaya tidak sibuk dengan kegiatan yang tidak produktif," tutupnya. (Red)