MALUKUnews, Ambon: Anggota DPD RI, Anna Latuconsina, merupakan senator perempuan dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Hal ini ditandai dengan banyak kunjungannya ke Maluku hingga ke pelosok-pelosok untuk bertemu konstituennya. Penilaian ini disampaikan M. Tahir Karepesina, SP, M.Si, dari Lembaga Swadaya Masyarakat, Aksi Pemberdayaan Anak Maluku ( LSM-Apedayama) kepada Malukunews.co, Kamis (15/02), siang.

Menurutnya, Anna Latuconsina, yang biasa disapa Ibu Anna ini, sangat tangguh dan kaya ide dan gagasan sebagai legislator yang mampu bersuara keras dalam memperjuangnkan kepentingan masyarakat di pusat. Salah satu contoh, Ibu Anna dengan lantang menolak rencana pemerintah untuk impor beras, karena menurutnya, stok beras dalam negeri dianggap masih cukup. Suara keras Ibu Anna itu kemudian di dengar pemerintah “ Saya bangga karena Ibu Anna selaku legislator perempuan dari Maluku itu bisa bersuara keras dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat petani,” ujar Karepesina yang juga adalah Dosen di Fisip Unidar Ambon.

Lanjut Karapesina, ia dan teman-temannya di LSM Apedayama, juga mencatat, bahwa Ibu Anna adalah salah satu anggota DPD RI asal Maluku yang banyak turun ke daerah. Bahkan ia bisa menemui masyarakat hingga ke desa-desa terutama yang ada di pulau Seram, Maluku Tengah dan Kota Ambon. “ Kami memang memantau dan mengamati empat anggota DPD RI asal Maluku itu, dan Ibu Anna lah yang lebih banyak turun di masyarakat dibandingkan tiga legislator lainnya itu,” ujar Karepesina. (Qin)