MALUKUnews: Bicara soal buah sukun, jenis buah yang satu ini memang bukan menjadi buah yang sehari-hari dikonsumsi seperti pisang atau jeruk. Namun, buah sukun cukup populer dan kerap dijadikan salah satu jenis gorengan.

Rasa buah sukun yang nikmat dan ada sensasi “kriuk” bila digoreng, bikin camilan ini banyak penggemarnya. Nah, mengenai manfaat buah sukun bagi kesehatan, benarkah bisa bikin perut kenyang dan menambah energi?

Sekilas tentang Buah Sukun

Buah sukun sangat mudah ditemui di Indonesia. Kulit buahnya berwarna hijau dan ada bintik-bintiknya. Sekilas kalau dilihat seperti buah nangka.

Daging buahnya biasanya berwarna putih. Kalau ingin diolah atau dimakan, kulitnya biasanya dibuang.

Buah dengan nama latin Artocarpus altilis ini bisa dikukus, dipanggang, digoreng, dibuat keripik, sampai kolak.

Sukun juga bisa dimanfaatkan untuk hal-hal lainnya. Selain daging buahnya, akar, daun, dan getahnya bisa digunakan untuk membuat obat.

Kandungan Nutrisi Sukun Bisa Bikin Kenyang dan Kaya Energi

Sukun mengandung zat tepung, sehingga sangat mirip dengan kentang. Buah ini juga bisa menjadi tambahan yang bergizi untuk diet, namun tetap harus disesuaikan dengan pola makan dan diet Anda.

Salah satu manfaat yang bisa Anda dapatkan dari makan sukun adalah membuat Anda kenyang. Menurut dr. Devia Irine Putri, sukun mengandung serat dan karbohidrat.

"Iya, bisa membuat kenyang, karena mengandung serat dan karbohidrat. Jadi akan kenyang, sama seperti kita makan kentang atau jagung pengganti nasi," ungkap dr. Devia.

Sebagian besar kalori pada sukun berasal dari karbohidrat. Ada sekitar 60 gram karbohidrat (dalam porsi satu cangkir). Dari total 60 gram, sekitar 24 gram berasal dari gula alami dan jumlah yang kira-kira sama berasal dari pati. Anda juga akan mendapat manfaat dari 11 gram serat.

Bila membicarakan sukun, buah ini sering dibandingkan dengan makanan tinggi karbohidrat lainnya, seperti kentang dan nasi putih.

Sebagai perbandingan, satu porsi 100 gram (sekitar 1/2 cangkir) sukun mengandung kira-kira 32 gram karbohidrat.

Sedangkan, porsi yang sama dari kentang mengandung sekitar 16 gram karbohidrat dan satu setengah cangkir nasi berisi sekitar 29 gram karbohidrat.

Sementara itu, perkiraan indeks glikemik dari satu cangkir sukun adalah sekitar 11. Beban glikemik yang diperkirakan dari satu cangkir nasi putih adalah 24, dan perkiraan beban glikemik dari kentang panggang adalah sekitar 16. Manfaat Buah Sukun bagi Kesehatan

Selain bisa bikin kenyang dan berenergi, sukun ternyata punya manfaat sehat lainnya. Melansir Very Well Fit, orang Indonesia dan negara-negara Pasifik sering menggunakan pulp (bubur) buah sukun sebagai vitamin untuk organ hati, serta untuk pengobatan sirosis hati atau hipertensi. Namun, bukti ilmiah soal ini masih sangat sedikit.

Di sisi lain, sukun juga diketahui kaya akan senyawa fenolik terprenilasi (prenylated phenolic). Senyawa ini punya sifat antiinflamasi.

Secara khusus, para peneliti telah menunjukkan bahwa senyawa dalam sukun dapat membantu dalam pengobatan nyeri rematik dan otot.

Menurut dr. Devia, sukun mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Selain itu, sukun sangat bagus untuk pencernaan Anda.

"Sukun mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Selain itu, mengandung serat yang baik untuk pencernaan, vitamin, sumber karbohidrat, dan zat besi yang baik untuk kesehatan," jelasnya.

Produk makanan dari sukun juga telah dipelajari memiliki nilai ekonomis, lho. Misalnya, biji sukun telah diakui oleh para peneliti sebagai pengganti ubi karena harganya yang relatif murah dan bergizi tinggi. Biji ini juga mengandung protein dan rendah lemak.

Selain itu, tepung sukun juga sudah diteliti. Di beberapa daerah, tepung sukun digunakan sebagai pengganti tepung terigu yang lebih ekonomis dan lebih bergizi.

Menariknya, sukun bebas gluten. Untuk alasan inilah tepung sukun menawarkan alternatif bagi mereka yang memiliki penyakit celiac atau yang sensitif terhadap gluten non-celiac.

Mengolah sukun menjadi tepung juga tidak menghilangkan nilai gizinya. Jadi, para ilmuwan makanan sedang menyelidiki penggunaan tepung alternatif ini.

Jadi, jangan remehkan buah sukun yang sering Anda jumpai di kampung-kampung. Anda bisa merasakan manfaat yang luar biasa dari memakan buah ini.

Namun, bukan berarti Anda bisa makan gorengan sukun sesuka hati, lho. Usahakan olah dan makan buah sukun dengan cara yang sehat, serta jangan berlebihan. (FR/AYU)

Sumber: klikdokter.com