MALUKUnews, Namlea: Sembilan orang jamaah umrah yang tiba di Kota Namlea, Kabupaten Buru, pada 17 Maret 2020 lalu, kini sudah dinyatakan bebas dari status Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona. Mereka sebelumnya sempat diisolasi salama 14 hari sepulangnya dari tanah suci.

" Sembilan orang jamaah umrah itu tiba di Namlea dengan KM. Dorolonda beberapa waktu lalu. Mereka itu kini sudah dinyatakan bebas dari status ODP,” demikian yang disampaikan Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Buru, Nani Rahim kepada Reporter Malukunews.co, Edhy Latuconsina di Namlea, Kamis (02/04).

Kata Rahim, selama masa pemantauan, seluruh jamaah ini dalam kondisi sehat dan tidak ada masalah. Bahkan, lanjut Rahim, 1 orang anak yang ditetapkan PDP pun sudah membaik, dan diturunkan statusnya menjadi ODP. “ Meski demikian, namun kami tetap selalu pantau anak tersebut selama 14 hari kedepan,” ujar Rahim.

Rahim mengatakan, untuk mengantisipasi keadaan buruk jika ada ada pasien dengan kategori positif corona, maka tenaga medis sudah siap melakukan pelayanan dengan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) yang saat ini sudah tersedia di RSUD Namlea. (Edhy)